Connect with us

Berita Utama

Wali Kota Serang Ngaku Bantu Anak Tukang Ojek usai Surat Berlogo Garuda ‘Nitip’ Siswa ke SMAN 1 Kota Serang Bocor di Twitter

Published

on

Wali Kota Serang, Syafrudin saat melepas sejumlah Atlet Kontingen Kota Serang yang akan berlaga pada Popda ke-X dan Peparpeda ke-VII. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Surat berlogo Burung Garuda dengan tulisan Wali Kota Serang, beredar luas di jagat maya setelah diposting salah seorang pengguna Twitter, Selasa, 28 Juli 2022.

Dikutip BantenHits.com dari Kompas.com, postingan di Twitter yang heboh itu menunjukkan sebuah foto yang memperlihatkan surat rekomendasi Wali Kota Serang Syafrudin kepada SMAN 1 Serang untuk menerima salah satu calon siswa yang mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah tersebut.

Dalam foto tersebut terlihat, di bagian atas terdapat kop surat burung garuda bertuliskan WALIKOTA SERANG.

Dalam surat rekomendasi tersebut terlihat tanda tangan Syafrudin dengan jabatan Wali Kota Serang. Ia meminta pihak SMAN 1 Kota Serang untuk membantu salah satu calon peserta didik baru.

BACA :  Kerusakan Lingkungan Meluas, Bupati Lebak Didesak Stop Galian Pasir

“Untuk dapat dibantu masuk ke SMAN 1 Kota Serang dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru yang sedang diselenggarakan,” demikian isi surat rekomendasi tersebut.

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Syafrudin membenarkan surat rekomendasi dibuat olehnya.

Namun, Syafrudin mengklaim surat itu dikeluarkan untuk membantu masyarakat kurang mampu.

“Orang yang mau sekolah itu harus dibantu, bukan praktik (titip), namanya mau sekolah, siapapun yang mau sekolah kalau bisa dibantu untuk warga Kota Serang,” kata Syafrudin ditemui wartawan seusai meninjau pelaksanaan PPDB di kantor Disdik Kota Serang, Selasa, 28 Juni 2022.

Syafrudin menegaskan, surat itu dibuat bukan untuk anak pejabat melainkan anak dari orangtua yang tidak mampu.

BACA :  DPRD Minta Penegak Hukum Usut Kekerasan terhadap 15 Siswa SMK Negeri 3 Pandeglang

“Warga biasa tukang ojek, tukang becak, orang tidak mampu,” ujarnya.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler