Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Harga Komoditas Pertanian di Teluk Naga Naik sejak Awal 2018

Published

on

PEDAGANG DI PASAR KAMPUNG MELAYU TELUK NAGA-2

Marvel, salah seorang pedagang di Pasar Kampung Melayu, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. Di Teluk Naga, harga komoditi pertanian naik sejak awal 2018.(Banten Hits/ Yogi Triandono)

Tangerang – Harga sejumlah komoditas pertanian seperti cabai dan bawang merah di Pasar Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, mengalami kenaikan signifkan. Kedua komoditas ini mengalami kenaikan hingga 30 persen sejak awal tahun 2018 lalu.

Marvel (27), salah satu pedagang di Pasar Kampung Melayu, Teluknaga, Kabupaten Tangerang mengatakan, ia terpaksa harus menaikkan harga cabai dan bawang hingga 30 persen lantaran pasokan yang berkurang.

“Memang dari sananya sudah mahal, biasanya Rp. 30.000 sekarang Rp. 40.000 per kg, pasokannya engga sebanyak biasanya,” ujarnya.

Sementara untuk komoditas bawang, Marvel mengatakan sebelumnya Rp. 20.000 saat ini mencapai Rp. 35.000 per kg. Sementara untuk sayur mayur pun mengalami kenaikan meski tidak signifikan.

“Kalau sayur mayur juga naik, tapi engga begitu besar, yang paling berasa itu bawang dan cabai,” ujarnya.

Namun, ia mengungkapkan tidak ada Penurunan daya beli masyarakat meski harga komoditas mengalami kenaikan.

“Alhamdulillah engga ada Penurunan sih kalau pembeli, mungkin karena memang kebutuhan ya,” ujarnya.

Sementara itu, Yenny salah satu pembeli menuturkan ia harus menghemat pembelian cabai dan bawang untuk keperluan rumah tangganya.

“Kalau engga beli sih engga mungkin ya, karena anak butuh makan, cuma paling dikurangin aja porsinya, biasanya kita beli sekilo, sekarang cuma beli setengah,” tandasnya.(Rus)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + fourteen =

Trending