Connect with us

Berita Terbaru

Penerima BST Tahap 1-3 di Banten Ada 400 Ribu, Mensos Bersiap Kucurkan Bantuan Lanjutan Periode Juli-Desember

Published

on

Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara meninjau langsung penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Gedung PGRI Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Sabtu 30 Mei 2020. Mensos mengatakan, Provinsi Banten memiliki kuota 400 ribu penerima BST. (BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Provinsi Banten memiliki kuota 400 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial tunai (BST) dari pemerintah pusat.

Hingga Sabtu, 30 Mei 2020, penyaluran BST tahap pertama di Banten sudah mencapai 92 persen. Selanjutnya, BST tahap dua dan tiga akan segera disalurkan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara meninjau langsung penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Gedung PGRI Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Sabtu 30 Mei 2020.

BACA :  Diduga Serobot Aset Pemprov Banten, Proyek Pembangunan Jembatan Penghubung Kota Ayodhya Alam Sutera di Situ Gede Dihentikan

“Tahap pertama di Banten sudah 92 persen saya minta PT. Pos Indonesia untuk segera menyiapkan penyaluran tahap kedua dan ketiga, sehingga penyaluran bisa cepat selesai semua,” katanya.

Juliari memastikan, jika penyaluran BST tahap satu, dua dan tiga selesai akan kembali dilanjutkan penyaluran bantuan tahap selanjutnya pada Juli sampai Desember 2020.

Namun, untuk nominalnya berbeda untuk tahap kesatu, kedua dan ketiga sebesar Rp 600 ribu per KPM. Bantuan untuk Juli sampai Desember nominalnya Rp 300 ribu per KPM.

“Juli sampai Desember akan kita teruskan  lagi bantuan BST ini, namun ada perbedaan dari Rp 600 ribu menjadi Rp 300 ribu (per KPM),” terangnya. 

BACA :  Mulai Senin 1 Juni 2020 InsyaAllah 1.000 Masjid dan Musala di Kabupaten Tangerang Buka Kembali

Dilanjutkannya program bantuan sosial (bansos) BST tersebut, tambah Juliari, salah satu dari banyaknya program lain terkait untuk pemulihan pandemi Covid-19 sebagai upaya pemulihan ekonomi, pemulihan kesehatan, dan lainnya.

Sedangkan untuk jumlah KPM yang menerima tidak ada perubahan dengan total seluruh Indonesia sebanyak 9 Juta KK (kepala keluarga).

“Silahkan daerah yang ngusulin kita prinsipnya dari Kemensos menganggarkan dan menyalurkan dengan PT Pos Indonesia, silahkan daerah yang mengatur karena lebih paham dan siapa yang layak mendapatkan BST,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler