Connect with us

Berita Utama

Jadi yang Pertama di Indonesia, Ini Keunggulan Pasar Pintar yang Diluncurkan Pemkab Pandeglang

Published

on

Tampilan aplikasi Pasar Pintar yang diluncurkan Pemkab Pandeglang, Senin, 17 Agustus 2020. (Tangkap layar video Pasar Pintar)

Pandeglang – Pemerintah Kabupaten Pandeglang menggandeng PT Raharja Komunikasi dan Badan Usaha Milik Daerah Pandeglang Berkah Maju untuk membuat sebuah aplikasi transaksi jual beli secara digital bernama Pasar Pintar.

Aplikasi kekinian tersebut telah dilaunching, Senin, 17 Agustus 2020. Lewat Pasar Pintar, warga Pandeglang kini bisa membeli berbagai kebutuhan pokok yang ada di pasar-pasar tradisonal yang ada di Pasar Badak, Pasar Saketi, Pasar Menes, Pasar Labuan dan Pasar Panimbang.

Dalam teaser video Pasar Pintar yang diakses BantenHits.com, Selasa pagi, 18 Agustus 2020, aplikasi Pasar Pintar menawarkan kemudahan berbelanja di pasar tradisional.

BACA :  Pilkada Dikhawatirkan Jadi Klaster Baru Sebaran Covid-19, KPU Kabupaten Serang: KPU Bukan Regulator

Sebenarnya, cara berbelanja di Pasar Pintar tak berbeda dengan pasar-pasar digital yang sudah ada. Bedanya, aplikasi ini menghubungkan pedagang-pedagang yang ada di pasar tradisional. Jadi, lebih menghidupkan pedagang lokal.

Inovasi ini lahir saat pemerintah gencar membuat anjuran untuk mengurangi aktivitas berbelanja di pasar saat pandemi Covid-19. Kondisi ini menjadi peluang usaha baru. Tak sedikit masyarakat melakukan aktivitas jual beli secara digital.

Peluang transformasi digital yang lambat laun semakin masif penggunannya, langsung direspons Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban mengatakan, dengan adanya aplikasi Pasar Pintar akan membuat Pandeglang terus maju walaupun di tengah Covid-19.

Meski Kabupaten Pandeglang bukan zona merah Covid-19, Tanto meminta warga harus tetap waspada.

BACA :  Peduli Bahaya Riba, Pengusaha Tangsel Deklarasikan GETAR

“Memang pemerintah sangat dilematis, selain jaga jarak, juga harus ada pemulihan ekonomi memasuki new normal, untuk itu hadirlah pasar pintar untuk dapat memulihkan ekonomi masyarakat,” kata Tanto saat launching Aplikasi Pasar Pintar, Senin, 17 Agustus 2020.

Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban saat melaunching aplikasi Pasar Pintar bersama PT Raharja Komunikasi. (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Dikatakan Tanto, hadirnya pasar pintar akan mempermudah masyarakat untuk belanja, memberdayakan pasar lokal dan ojek online yang ada di Pandeglang.

“Ini mutlak business to business tanpa menggunakan APBD, dan pasar ini yang pertama di Indonesia,” imbuhnya.

Direktur PT Raharja Komunikasi Hendri Ikhsan mengatakan, harga di pasar pintar akan sama dengan di pelapak.

BACA :  Gas 3 Kilogram Tembus Angka 20 Ribu

“Kita tidak menaikan harga, rencana ada 15 pasar, sekarang baru lima pasar diantaranya Pandeglang, Saketi, Menes, Labuan dan Panimbang,” pungkasnya.

Cara berbelanja di Pasar Pintar, dikatakan Hendri Ikhsan, warga masyarakat tinggal download aplikasi di smart phone menggunakan Google Playstore.

“Setelah instal dilanjutkan daftar identitas lengkap nanti bisa pesan sesuai pasar terdekat, nanti pesanan anda akan di proses oleh dropshippers (pengelola pengiriman) dan diantarkan oleh ojek online yang ditunjuk oleh pelapak untuk cash on delivery (COD),” tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler