Stasiun Rangkasbitung ‘Disulap’ Jadi Stasiun Penghubung, Agustus 2024 Ditargetkan Rampung

Date:

Stasiun Rangkasbitung saat ini tengah ‘disulap’ menjadi stasiun penghubung yang ditargetkan pembangunannya pda  Agustus 2024 rampung. FOTO ILUSTRASI: Suasana di Stasiun Rangkasbitung saat Lebaran 2021 lalu. (Istimewa)

Berita Lebak – Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jakarta sejak 2022 lalu tengah melakukan pembangunan perluasan Stasiun Rangkasbitung. Hingga awal Desember 2023 ini, pembangunan sudah memasuki tahap II.

Hal tersebut terungkap saat Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jakarta menyerahkan biaya kerohiman kepada warga Muara Ciujung Barat yang terdampak penertiban lahan luncuran Stasiun Rangkasbitung di Cafe Rb-One Cafe and Resto, Jalan Ki Maklum, No. 12, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat, 1 Desember 2023.

Stasiun Penghubung

Pj Sekda Banten, virgojanti saat menyerahkan biaya kerohiman kepada warga Muara Ciujung Barat yang terdampak penertiban lahan luncuran Stasiun Rangkasbitung di Cafe Rb-One Cafe and Resto, Jalan Ki Maklum, No. 12, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat, 1 Desember 2023.(FOTO: bantenprov.go.id)

Dalam kesempatan itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Virgojanti berkesempatan menyerahkan biaya kerohiman kepada warga terdampak.

Virgojanti mengatakan Stasiun Rangkasbitung bakal berkembang menjadi stasiun penghubung. Karenanya, pengelola terus melengkapi sarana dan prasarana pendukung warga masyarakat Provinsi Banten.

“Proses pelaksanaan, tahapan berlangsung 1 tahun. Mulai dari sosialisasi, pengukuran, appraisal atau taksiran, hingga koreksi ukuran,” kata virgojanti melalui laman resmi Pemprov Banten.

“Ikhlas tidak Bapak/Ibu?” tanya Virgojanti kepada warga terdampak.

“Ikhlas!” jawab warga serempak.

Menurut Virgojanti, mayoritas warga yang mendapatkan kerohiman, telah menempati lahan PT KAI lebih dari 20 tahun. Hingga saat ini tidak ada gejolak warga terdampak.

“Uang kerohiman ditransfer langsung ke rekening masing-masing warga terdampak,” pungkasnya.

83 Ribu Penumpang Per Hari

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jakarta, Lukman Al Amin menambahkan, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jakarta melakaukan penggantian terhadap 22 bidang dengan nilai Rp 800 juta.

Pembangunan perluasan stasiun Rangkasbitung Tahap I sendiri telah dimulai sejak tahun 2022. Saat ini tengah dilakukan pembangunan Tahap 2. Kementerian Perhubungan RI menargetkan selesai pada Agustus 2024.

Setelah perluasan stasiun dilakukan, diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas penumpang karena adanya integrasi dengan terminal dan tambahan akses masuk stasiun melalui sisi belakang. Kemudian, kapasitas stasiun akan meningkat dari 38.000 penumpang per hari menjadi 83.000 penumpang per hari.

Terpopuler

Share post:

spot_img

Berita Lainnya
Related

Krisis Uyghur, Pemerintah Tiongkok Diduga Kuat Sembunyikan Kebenaran dan Mempersulit Pemantauan Internasional

Berita Banten - Pemerintah Tiongkok diduga kuat menyembunyikan kebenaran...

Yuk, Belanja di Pasar Raya Plaza Shinta! Semua Kebutuhan Harian Lengkap Tersedia

Berita Tangerang - Bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan...

Interior Bagian Pintu Kijang Innova Dimodifikasi untuk Simpan 30 Kilogram Sabu dari Pekan Baru

Berita Cilegon - Interior bagian pintu Kijang Innova dimodifikasi...