Connect with us

EKONOMI & BISNIS

PT KCI Lakukan Penyelerasan Tarif, Saldo Minimum Pemegang KMT Rp5.000

Published

on

KRL

Suasana penumpang di KRL Jakarta-Tangerang. (Foto: Ananda Deni/Banten Hits)

Lebak – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan mekanisme penyelarasan tarif atau free adjusment. Pemberlakukan mekinisme tersebut diterapkan mulai hari ini. Penyesuain tarif bisa dilakukan melalui mesin penyelaras tarif (vending machine fae adjusment) maupun loket dua arah yang berada di dekat gate elektronik keluar stasiun.

“Saat ini sudah tersedia 26 mesin penyelaras tarif di 25 stasiun. Sementara penyelesaian kekurangan tarif di sejumlah stasiun lain yang belum tersedia mesin dapat diselesaikan di loket dua arah atau pengguna akan dibantu petugas dalam melakukan penyelarasan tarif ke loket,” kata Vice President Corporate Communication PT KCI, Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulis, Senin (8/1/2018).

Eva menjelaskan, dengan diberlakukannya penyelarasan tarif, pengguna Kartu Multi Trip (KMT) akan diuntungkan dengan berkurangnya saldo minimum dari sebelumnya Rp13.000 menjadi Rp 5.000.

Kemudian, jika sebelumnya harga KMT baru Rp50.000, maka per hari ini pengguna dapat membeli KMT baru seharga Rp25.000 dengan saldo Rp5.000.

“Saya berharap ini bisa meningkatkan angka penggunaan tiket berlangganan sistem saldo KMT,” ucapnya.

PT KCI juga menghapus penalti pengguna Tiket Harian Berjaminan (THB) yang sebelumnya dikenakan apabila penumpang turun di stasiun selain tujuannya (menempuh jarak lebih jauh dari tarif yang sudah dibayar di loket atau vending machine) sebesar Rp10.000.(Nda)

Facebook

Trending