Connect with us

Pemkot Tangerang

Tahun 2019, Arief Berharap 54 Festival Digelar untuk Tarik Wisatawan

Published

on

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah. (Foto: Humas Pemkot Tangerang)

Tangerang – Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah memaparkan, Kota Tangerang dengan populasi 1,6 juta jiwa ditambah banyaknya event yang digelar, serta memiliki perguruan tinggi dengan jurusan pariwisata menambah potensi wisata yang kian besar.

“Wisata menjadi main program. Setahun ada 22 event festival, kalau bisa di tahun 2019 sebanyak 54 festival kita gelar. Jadi setiap minggu ada festival. Supaya pengunjung yang tinggal di hotel datang ke event itu,” kata Arief saat memaparkan materi Tangerang Butuh Kita “Memaksimalkan Potensi Wisata Kota Tangerang” dalam silaturahmi dan bincang bersama wali kota di Novotel Tangerang, Jumat (19/10/2018).

BACA :  Paripurna, Arief dan Sachrudin Sampaikan Tiga Raperda

Untuk itu, Arief berharap hotel, restoran, dan mal berkolaborasi mengembangkan usahanya. Wisatawan yang datang dilayani dengan baik dan memiliki ingatan indah tentang Kota Tangerang.

“Karena di kota kita banyak event nasional maupun internasional, dan wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang menjadikan kota ini memorable, nantinya mereka akan terus datang kembali,” harapnya.

Arief juga menginginkan agar bandara memberikan dampak bagi sumber kehidupan Kota Tangerang menjadi kota aeropolis.

“Karena paling strategis sedunia. Dengan kondisi Kota Tangerang yang luasnya 184 kilometer, 10 persennya adalah wilayah bandara. Bayangin aja ke Jakarta cuma 35 menit, ke bandara cuma 12 menit,” ujarnya.

“Bandara jadi pusatnya perkembangan Kota Tangerang, bayangin 100 juta orang per tahun. Rebranding dari “Selamat Datang di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Jakarta berubah jadi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Banten,” ujarnya.

BACA :  Ratusan Pasangan Jalani Isbat Nikah di Puspemkot Tangerang

Banyak penumpang yang landing di bandara tetapi hanya sekedar lewat di Kota Tangerang. Sehingga perlu pengembangan dengan program Kota Tangerang LIVE 2.0 untuk 5 tahun ke depan.

“Kalau dulu 1.0 bagaimana mengimplementasikan, menjelaskan, menanamkan sekarang kita kembangkan bagaimana kota kita lebih dicintai agar menjadi kota yang layak untuk dikunjungi,” katanya.(Nda)



Terpopuler