Connect with us

METROPOLITAN

Kapolri Pastikan Pelabuhan Merak Aman dari Bencana

Published

on

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian di Carita

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian saat memantau langsung lokasi terdampak tsunami di Carita, Kabupaten Pandeglang.(BantenHits.com/

Serang – Korban tewas akibat tsunami di Pandeglang dan Serang hingga Minggu sore, 23 Desember 2018 sudah mencapai 139 orang. Korban terbanyak diakibatkan dari tsunami di Pandeglang.

Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian saat memantau langsung lokasi terdampak tsunami di Carita, Kabupaten Pandeglang dan Anyar Kabupaten Serang, Minggu 23 Desember 2018. Tito didampingi Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsir Tohir.

Dalam kesempatan itu, Tito juga memastikan, Pelabuhan Merak saat ini dalam kondisi aman tidak terlalu terdampak akibat cuaca ekstrim yang menerjang pesisir Banten pada Sabtu, 22 Desember 2018 pukul 21.30 WIB.

BACA :  Pelanggar Protokol Kesehatan Masih Tinggi, Kapolda Banten Ajak Warga Jauhi Kerumunan

“Kita liat di Merak tidak berdampak. Lalu lintas (laut) penting. (Tsunami) tidak berdampak sehingga mobilisasi (laut) tidak terganggu dan kapolda sudah koordinasi, (Pelabuhan) Merak tidak terdampak,” papar Tito kepada awak media saat ditemui di Carita, Minggu 23 Desember 2018.

Di Banten sendiri, menurut Kapolri, ada 200 kilometer persegi pesisir pantai yang terkena dampak cuaca air laut yang ekstrim.

“Dampaknya sampai dengan daerah Sumur, Kabupaten Pandeglang. Artinya masuk Serang sampai garis pantai sampai 200 kilometer,” pungkasnya.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler