Connect with us

Berita Terbaru

Pokja Kipi Siaga Jaga Kemungkinan Terburuk Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang

Published

on

Dinkes Kota Tangerang saat menggelar simulasi vaksinasi Covid-19. (Bantenhits/Hendra Wibisana)

Tangerang- Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyiapkan Kelompok Kerja Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Pokja Kipi).

Berisi para spesialis dan ahli hukum, kelompok tersebut akan mengantisipasi jika terjadi dampak usai vaksinasi Covid-19.

“Dinkes juga telah membuat Kelompok Kerja Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Pokja Kipi). Pokja tersebut terdiri dari para spesialis dan ahli hukum, untuk mengantisipasi jika terjadi dampak,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Liza Puspadewi, Jumat, 8 Januari 2020.

Hal itu, menurut Liza dilakukan sebagai upaya Pemkot Tangerang mensukseskan pelaksanaan Covid-19.

Bahkan, Liza mengaku juga telah membuat micro planning, SDM, sarana prasarana, penjadwalan hingga target sasarannya.

BACA :  1.000 Anak Yatim dan Duafa di Tangsel Dapat Santunan

Kata Liza, Dinkes juga telah memulai proses sosialisasi terkait adanya vaksinasi covid-19. Melalui berbagai media sosial milik Kota Tangerang dan Dinkes, untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat.

“Masyarakat bisa mengajukan berbagai pertanyan, melalui IG, youtube atau program podcast Dinkes dan seluruh dokter akan menjawabnya. Terkait workshop pelatihan tenaga vaksinator pun sudah dilakukan, simulasi pun sudah, kita tinggal menunggu dimulainya vaksinasi saja,” terangnya.

Menurut Liza, vaksin yang akan disuntikan ini adalah vaksin yang sudah melalui uji klinis, bersertifikasi dan sudah dalam pantauan BPOM. Pemkot Tangerang pun terus memantau dan memastikan keamanannya untuk warga Kota Tangerang.

Selain itu, Dinkes menyiapkan 82 fasilitas pelayanan kesehatan diantaranya 38 Puskesmas, 32 RS dan 12 Klinik dengan 5.689 vaksinator telah disiapkan. Target sasaran Kota Tangerang ialah 1,2 juta orang penerima vaksin.

BACA :  BPMKB Gelar Pelatihan P3MK untuk RT/RW

“Untuk ditahap pertama, yaitu Januari hingga Maret dengan sasaran 12.148 tenaga kesehatan. Tahap kedua, yaitu pelayan publik dengan 49.205 orang, TNI Polri 2.787 orang dan dilakukan imunisasi sebanyak dua dosis,” papar Liza.

“Meski vaksinasi akan segera dimulai dan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan Kota Tangerang terus diperkuat, kita ngak boleh abai, protokol kesehatan harus terus diterapkan karena pandemi belum usai,” tambahnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler