Connect with us

Berita Pemda

Beksi hingga Tari Kama Nagara Khas Tangerang Tampil saat Perayaan HUT Provinsi Banten ke-22 di Bandara Soetta

Published

on

Salah satu kesenian khas Tangerang yang ditampilkan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun atau Provinsi Banten ke-22 di Taman Terminal 3 Bandara Soetta Tangerang. (FOTO: tangerangkota.go.id)

Tangerang – Sederet kesenian khas Tangerang ditampilkan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun atau Provinsi Banten ke-22, yang digelar Pemerintah Provinsi Banten, di Taman Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Sabtu, 2022.

Kesenian-kesenian khas Tangerang itu ditampilkan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang.

Nurkholis, Kasie Pembinaan Kesenian dan Perfilman, Disbupar Kota Tangerang menjelaskan, dalam memeriahkan HUT Provinsi Banten, Kota Tangerang berpartisipasi dengan menghadirkan enam penampilan kesenian.

“Penampilan yang kita hadirkan, ada bela diri yaitu Beksi, ada musik tradisional, seni tradisional yaitu Tari Kama Nagara, Tari Laskar Gumpara, Tari Pelangi Tangerang hingga penampilan Barongsai juga kita hadirkan,” ungkap Nurkholis di tengah-tengah acara seperti dilansir laman resmi Pemkot Tangerang.

BACA :  Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tanam 400 Bibit Pohon di Serang

Nurkholis berharap, kegiatan kebudayaan di lingkungan Bandara Soekarno Hatta seperti ini, bisa kian diperluaskan dan dirutinkan sehingga tak hanya digelar pada perayaan HUT Provinsi Banten. Dengan demikian diharapkan, kebudayaan lokal bisa lebih dikenal masyarakat lokal hingga mancanegara.

“Penampilan yang kita hadirkan, memiliki ciri khas kebudayaan yang ada dan hidup di Kota Tangerang. Seperti beksi dan barongsai. Senang bisa ikut berpartisipasi dan semoga Kota Tangerang kian membanggakan,” katanya.

Sementara itu, Ika Sri Erika, Kaban Penghubung Daerah Provinsi Banten menjelaskan kegiatan ini merupakan rangkaian kemeriahan HUT Provinsi Banten ke-22, dimana sebelumnya telah digelar puncaknya pada 4 Oktober kemarin.

“Ini masih dalam bagian rangkaian HUT, namun ini kemeriahkan yang dihadirkan dalam sisi kebudayaan. Semua kota kabupaten di Provinsi Banten mendatangkan kebudayaannya masing-masing. Saling mengenalkan, membanggakan dan melestarikan kebudayaan Provinsi Banten,” papar Ika.

BACA :  Sidak ke Pasar Rau, Polisi Temukan Lonjakan Harga di Empat Jenis Bahan Pangan Ini



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler