Connect with us

OLAHRAGA

DPRD Pandeglang Akan Datangi ke Polda Banten Soal Stadion Badak yang Dinonaktifkan

Published

on

Banten Hits – DPRD Kabupaten Pandeglang berencana untuk beraudiensi dengan Polda Banten, terkait dengan Stadion Badak yang saat ini dinonaktifkan karena kasus korupsi Pemasangan Lintasan Atletik Sintetis senilai Rp6,5 Miliar.

“Kita ingin audiensi dengan Polda untuk menanyakan apakah Stadian itu bisa kita gunakan. Silahkan dari sisi hukumnya proses sesuai dengan ketentuan, tetapi jangan sampai menghambat Stadion itu,” Ketua anggota Komisi IV DPRD Pandeglang, Yanto kepada Banten Hits, Selasa (19/1/2015).

Yanto mengungkapkan, setelah audiensi antara KONI dengan DPRD, Pemkab Pandeglang yang nanti dipimpin oleh Bupati baru bersama pihaknya berjanji akan mendorong pembangunan infrastruktur olahraga sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). (BACA: Minim Anggaran, Koni Sebut Atlet di Pandeglang Sulit Berprestasi)

BACA :  Kota Tangerang Kirim 800 Atlet dan Official pada Porprov Banten 2018

“Kami di DPRD bersama Bupati yang baru akan berupaya mendorong pembangunan infrastruktur untuk menunjang kebutuhan olahraga. Itu nanti, kita anggarkan di perencanaan pada tahun 2017,” ungkapnya.

Untuk diketahui, saat ini Kabupaten Pandeglang hanya memiliki dua sarana olahraga yakni, Graha Pancasila Indonesia (GPI) di Jalan KH. M Idrus Alun-alun Selatan Pandeglang, dan Stadion Badak di Jalan Badak nomor 2 Desa Saruni, Kecamatan Majasari, Pandeglang. (BACA: Anggaran Olahraga di Pandeglang Minim, DPRD: Kalau Bupatinya Suka Mancing, Anggaran Mancingnya yang Naik)

Namun, lantaran kasus korupsi pemasangan lintasan atletik sintetis yang diduga dilakukan mantan Asdep Bidang Kemitraan Kemenpora RI Iman Bonila Sombu dan Direktur PT Teta Cipta mandiri (TCM) Layly Dwiyanti, saat ini Stadion tersebut tidak lagi bisa dimanfaatkan oleh para atlet untuk berlatih.(Nda)

BACA :  Zaki Diusulkan Jadi Tokoh Olahraga Nasional



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler