Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Disperindag Tangsel Jamin Harga Kebutuhan Pokok Terkendali

Published

on

Banten Hits – Kenaikan harga sejumlah komoditi bahan pokok di pasar Tradisional dan Modern di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diketahui sudah terjadi sebelum memasuki bulan Ramadan.

Meski demikian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat menyatakan, kenaikan harga juga diikuti dengan turunnya harga pada sejumlah komoditi lainnya.

“Memang ada gejolak kenaikan sejumlah komoditas, tapi ada juga yang turun di bulan puasa ini,” kata Sekretaris Disperindag Tangsel, Malikuswari, Kamis (9/6/2016).

Kata dia, pemantauan terhadap bahan-bahan pokok terus dilakukan. Pihaknya menjamin, pasokan dan harga kebutuhan pokok aman dan terkendali.

“Masih stabil, baik dari sisi pasokan dan harga. Kami jamin aman dan terkendali,” ujarnya.

BACA :  Resmikan Kampung Agrinex, Sandiaga Uno Optimis Pariwisata di Pandeglang Bangkit

Di Pasar Modern BSD, harga sayur mayur seperti cabai, bawang, tomat, kol, buncis dan sebagainya diakui sudah naik sebelum datangnya Ramadan.

“Kalau harga sudah naik dari sebelum puasa. Padahal biasanya, kenaikan harga baru terjadi di hari ke 20 puasa sampai Lebaran,” kata Tini salah seorang pedagang sayur di pasar tersebut.

Merangkaknya harga juga berlaku pada daging sapi dan ayam yang dijual pedagang. Kini, pedagang mematok harga daging sapi antara Rp125.000-Rp130.000 per/kg. Perbedaan harga seperti Rp125.000 untuk daging dengan lemak, Rp130.000 untuk daging bersih tanpa lemak.

Sementara, di Pasar Tradisional Serpong, harga daging sapi justru turun. Dari Rp120.000, harga daging turun Rp5.000. Sedangkan, untuk daging yang digunakan sebagai bahan sop dijual Rp85.000 per/kg.

BACA :  Demi Raup Keuntungan, Nasib Nelayan dan Keindahan Alam di Wilayah Lebak Terancam

Masih di pasar tersebut, untuk harga daging ayam mencapai Rp100.000, dan Rp37.000-Rp40.000 untuk ayam bloirer.

“Tadinya Rp20.000-Rp25.000 per ekor, tapi seminggu sebelum puasa naik jadi Rp37.000,” ucapnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler