Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Wali Kota Cilegon Sesalkan PT Indoferro PHK 1.200 Karyawan

Published

on

Cilegon – Wali Kota Cilegon, Tb Iman Ariyadi menyesalkan PHK sepihak PT Indoferro. Seharusnya, perusahaan bisa terlebih dahulu mencari solusi sebelum mengambil kebijakan tersebut.

“Harusnya (PHK) alternatif terakhir. Kita minta perusahaan mencari jalan keluar terhadap kesulitan yang dihadapi, bukan dengan langsung PHK,” kata Iman Senin (24/7/2017).

BACA JUGA: Ribuan Buruh PT Indoferro Tolak PHK Sepihak

Kebijakan pemerintah tentang relaksasi ekspor konsentra dan mineral mentah kadar rendah disebut-sebut menjadi faktor perusahaan penghasil pig iron di Kecamatan Ciwandan ini merugi.

Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun 2017 yang dilanjutkan dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 5 tahun 2017 dan Nomor 6 tahun 2017.

BACA :  Pasar Induk Mauk Segera Beroperasi, Zaki: Ini Pasar Percontohan

Sebelum mem-PHK 1.200 karyawannya, perusahaan kata Iman harus membuat pertemuan dengan karyawan untuk menjelaskan kondisi perusahaan.

“Seharusnya perusahaan sampaikan ini kepada karyawan. Disnaker kan juga saya minta memanggil pihak perusahaan sebelum melakukan PHK,” jelasnya.

Terpisahm, Direktur Umum PT Indoferro, Suwandi mengaku, perusahaan tak mampu lagi bertahan dengan kebijakan tersebut.

“Kita sudah coba bertahan. Kalau dengan modal tambahan, itu pun muugkin hanya akan bertahan beberapa bulan saja, karena dengan kebijakan itu otomatis perusahaan akan terus merugi. Kalaupun karyawan masih ingin terus bekerja, tapi siapa yang akan membayar,” pungkasnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler