Connect with us

METROPOLITAN

Pengakuan Peneror Anak Wartawan di Lebak, Biasa Dipenjara Asal Hati Puas

Published

on

Lebak – Teror berupa ancaman akan diculik dan dibunuh diterima Seruni (24) warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Seruni merupakan anak dari Yasril Chaniago, salah satu wartawan media cetak.

Ancaman akan diculik diterima Seruni sejak beberapa hari yang lalu melalui pesan singkat (SMS) dan telepon dari orang tak dikenal dengan menggunakan nomor 0838 6364 9862.

BACA JUGA: Anak Wartawan di Lebak Diancam akan Diculik dan Dibunuh

Yasril mengatakan, teror tersebut sudah ia laporkan kepada pihak kepolisian lantaran putrinya terganggu dan merasa terancam keselamatan jiwanya.

“Sudah saya laporkan ke polisi karena sangat meresahkan,” ujar Yasril, Sabtu (2/9/2017).

Yasril mengaku menghubungi pelaku terkait teror yang dikirimkan kepada Seruni. Melalui SMS kepada Yasril, pelaku mengaku tidak takut dengan apa yang dilakukannya.

BACA :  Banyak Anggota GP Ansor Tak Punya Seragam, JB: Saya yang Buatkan

Bahkan, pelaku tidak takut jika apa yang dilakukannya akan menyeretnya ke balik jeruji penjara.

“Aku dipenjara udah biasa pak,” kata Yasril membacakan isi SMS pelaku.

“Yang penting hati saya puas aja,” sambung Yasril kembali membacakan isi lanjutan SMS tersebut.(Nda)



Terpopuler