Connect with us

METROPOLITAN

Petugas juga Amankan Pengguna Sabu di Apartemen Modernland Tangerang

Published

on

Tangerang – Selain menjaring belasan Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria yang mengaku sebagai pengungsi United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). Razia petugas gabungan di Apartemen Modernland, Kota Tangerang, Rabu (8/11/2017)juga mengamankan seorang wanita.

BACA JUGA: Imigran Gelap yang Terjaring Razia di Apartemen Modernland Ngaku Pengungsi UNHCR

“Ada dua wanita WNI yang mencurigakan kemudian kita periksa,” kata Kasie Ketahanan Bangsa dan Masyarakat Kesbangpol Kota Tangerang, Achmad Dimyati.

Kepada petugas, kedua wanita yang menghuni kamar di lantai lima tower merah tersebut mengaku baru pulang usai jogging di sekitar Kawasan Modernland. Kecurigaan petugas bertambah saat melihat kondisi fisik salah satu di antara wanita tersebut.

BACA :  Anyer Macet 25 KM, Polisi Alihkan via Jalur Alternatif JLS dan Mancak

“Kurus sekali dan kelihatan tidak sehat, kemudian kita lakukan tes urin,” ungkap Dimyati.

Benar saja, hasil tes urine menunjukkan wanita yang berusia sekitar 25 tahun tersebut positif menggunakan narkotika jenis Sabu. Namun, wanita tersebut mengaku sedang menjalani rehabilitasi.

“Kita bawa ke kantor BNN,” ucapnya.

BACA JUGA: Dalam Sebulan 100 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Diamankan Polda Banten

Katim Berantas BNNK Tangerang Reza Pahleva Thamrin menyebut, pihaknya akan mengembalikan wanita tersebut untuk kembali menjalani rehab.

“Dia ada kartu yayasan rehabilitasi, cuma masih positif berarti ada masalah di tempat rehabnya,” kata Reza.

Dari pengakuannya, sambung Reza, wanita tersebut mengkonsumsi sabu tiga hari yang lalu bersama seorang pria. Selama di yayasan rehabilitasi, wanita tersebut mengaku tidak diperlakukan sebagaimana pasien.

BACA :  Truk Kontainer Pos¬†Indonesia Melintang di Jalan Multatuli, Arus Lalulintas Tersendat

“Dia bilangnya hanya disuruh ngepel sama masak di sana, enggak ditangani medis. Akan tetapi, dari kartu rehab dia sudah seminggu direhab makanya kita lakukan pemeriksaan lanjutan dulu,” paparnya.(Nda)



Terpopuler