Connect with us

METROPOLITAN

Jalur Serang-Pandeglang Diberlakukan Buka Tutup, Ini Alasannya

Published

on

Sejumlah kendaraan ketika melintas menuju Pandeglang dari arah Serang setelah diberlakukan satu arah. (Nurmansyah/BantenHits).

Serang- Jajaran Kepolisian lalu lintas Polres Serang mulai memberlakukan metode buka tutup di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Minggu, 16 Juni 2019. Tujuannya untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan yang menyebabkan antrian kendaraan yang mengular.

Pasalnya, jalur utama dari wilayah Tangerang, Kota Cilegon, Dan Kota Serang, menuju Kabupaten Pandeglang ini kerap dipadati kendaraan yang akan beriwisata menuju kota Badak.

Kasat Lantas Polres Serang Kota, AKP Ali Rahman mengatakan penerapan buka tutup atau one way sendiri akan diberlakukan setiap Minggunya. Namun untuk jam berlaku masih bergantung pada kondisional di lapangan.

“Rutin kita lakukan setiap minggunya pada saat masyarakat berwisata menuju Pandeglang kita lakukan rekayasa lalulintas kita arahkan satu arah semua,”kata AKP Ali Rahman ditemui di Polsek Baros kepada wartawan.

Ali mengklaim, hari ini saha telah tiga kali diberlakukan sistem one way hingga siang hari. Alhasil antrian kendaraan bisa diminimalisir yakni hanya mencapai 1,5 Kilometer saja.

“Yah tadi kita pantau bersama dari arah palima menuju Pandeglang antrian kendaraan jaraknya sempat mencapai Akbid Salsabila, kurang lebih satu setengah kilo lebih,”terangnya.

Begitupun, sambung Ali saat memasuki sore hari pemberlakuan buka tutup atau one way sendiri akan berbalik dimana arah Pandeglang menuju Kota Serang akan diberlakukan satu arah sehingga dari arah Serang menuju Pandeglang akan terlebih dahulu di setop di Pasar Baros.

“Kemudian nanti arus balik (sore) dari Pandeglang menuju serang (One way), masyarakat bisa memilih jalur alternatif,”pungkasnya.

Ali menyarankan bagi masyarakat yang tak Ingin terjebak kemacetan, bisa melewati jalur alternatif, dari Kabupaten Pandeglang mengambil arah Warunggunung, Petir, Curug, Kota Serang dan bisa langsung masuk tol Serang Timur.

Editor: Fariz Abdullah

Trending