Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Genjot Pasar Produksi Baja Nasional, PT Krakatau Osaka Steel Ekspor Besi Beton Ke Myanmar

Published

on

Caption Foto : Suasana bongkar muat besi beton milik PT Krakatau Osaka Steel (KOS). PT KOS bersama PT Krakatau Steel kembali menggenjot produksi dengan ekspor besi beton ke Myanmar.(FOTO: Istimewa)

Cilegon – Guna perbaiki kinerja dan membangun industri baja yang lebih baik khususnya di Kota Cilegon, PT Ekspor Krakatau Osaka Steel (KOS) kembali melakukan ekspor produksi besi perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel dengan Osaka Steel Co Ltd negara Myanmar sebanyak 2.715 ton.

Human Resources Director KOS, Dwi Bagoes Endrijansja mengatakan, ekspor besi beton ini menjadi momentum yang penting bagi KOS dan KS Grup.

”Dengan ini pun, kami menunjukan bahwa produk KS grup bisa diterima secara internasional. Kegiatan ekspor ini tidak berhenti disin saja tapi akan terus kita lakukan,” ujarnya, Jumat, 4 Oktober 2019.

Bagoes memaparkan bahwa produk KOS mulai di respon positif karena telah dipercaya oleh pasar baja luar negeri sehingga pihaknya melakukan pengiriman produk kali kedua setelah sebelumnya KOS berhasil mengirim sekitar 200 ton keluar negeri. Dan direncanakan KOS akan kembali mengekspor ke Myanmar sebanyak 2.900 ton pada Desember mendatang.

“Secara kualitas, yang kita kirim ini memenuhi pasar luar negeri. Kita ekspor ke Myanmar ini dengan standar ASTM A615, standart amerika,” paparnya.

KOS mengirim dua produk besi beton ke Myanmar dengan spesifikasi ukuran berdiameter 16 sampai 32. Besi beton dengan nilai kontrak penjualan kurang lebih Rp 19 miliar ini digunakan untuk pembangunan Proyek The Tarmwe Serviced Apartment dan Myanmar Railways Head Quarter.

“Intinya, memang ada pasar yang kita dapatkan. Memang ada target ekspor, tapi kita cari pasarnya disana. Jadi produk kita di coba disana dan diterima, lalu kita ekspor,” terangnya.

Pihaknya berharap, sekalipun saat ini pasar baja domestik masih lesu namun dengan ekspor ini optimis dapat memberikan harapan kemajuan bagi industri baja KOS dan nasional.

“Diharapkan ekspor kali ini dapat menumbuhkan nilai ekspor Indonesia yang kinerjanya diproyeksikan meningkat pada Semester II 2019, mengingat sektor besi dan baja menjadi satu dari tiga yang mencatat pertumbuhan kinerja ekspor Indonesia,” tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + thirteen =

Trending