Connect with us

METROPOLITAN

Mahasiswa Ramai-ramai Sebut Edi-Ati Gagal Pimpin Kota Cilegon

Published

on

Mahasiswa FMC saat berunjuk rasa di depan kantor pemerintahan Kota Cilegon. Mereka menuding duet Edi Aryadi-Ratu Ati Marliati gagal memimpin kota Cilegon, Kamis, 20 Februari 2020. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintahan Kota Cilegon, Kamis, 20 Februari 2020. Mereka ramai-ramai berteriak menyebut duet Edi Aryadi-Ratu Ati Marliati gagal memimpin kota Baja.

Hal itu dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Cilegon (FMC) sebagai refleksi satu tahun kepemimpinan Edi-Ati.

Kata mereka, kepemimpinan Edi dan Ati yang sudah berjalan satu tahun masih juga belum bisa menyelesaikan banyaknya persoalan di kota Cilegin seperti Banjir, Pengangguran, Kesehatan, Pendidikan, Infrastuktur.

BACA :  Tahun Ini, Calhaj Asal Kabupaten Tangerang Meningkat

“Sudah satu tahun masih belum bisa membeirkan solusi yang kongkrit terkait persoalan di kota Cilegon seperti banjir. Najir ini kan terjadi setiap tahun dan selalu saja masyarakat di beberapa wilayah masih menjadi korban banjir,”kata Sabawi salah seorang pengunjuk rasa.

Selain banjir, lanjut Sabawi angka pengangguran di kota Cilegon juga terus meningkat. Padahal kota Cilegom santer disebut sebagai kota industri.

“Kota Cilegon yang katanya kota industri tapi angka penganggurannya nomor dua se Provinsi Banten, sesuai data BPS kota Cilegon 2020 penggangurang di kota Cileogn mencapai 9,68 persen sampai detik ini,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler