Connect with us

Berita Terbaru

Pemkab Siapkan Sanksi untuk Masyarakat Pandeglang yang Ngeyel Tak Pakai Masker

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Masker. (Net)

Pandeglang – Memasuki era new normal atau kenormalan baru, masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. Padahal, hal itu sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19.

Selain itu, menurut Direktur Utama PT. Banten West Java (BWJ), Purnomo Siswoprasetijo, penerapan protokol kesehatan secara masif dapat memulihkan ekonomi pariwisata. Karena, para pengunjung merasa aman dan nyaman.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang dr. Ahmad Sulaiman mengakui masih banyak masayarakat mengabaikan protokol kesehatan. Padahal, Dinkes sudah melakukan sosialisasi secara masif.

“Ya memang masih banyak sekali yang mengabaikan protokol kesehatan,” kata Sulaeman, Kamis, 23 Juli 2020.

BACA :  Dinsos Tetapkan 27 Syarat Bagi Peminat Adopsi Aisyah Farhana Bayi Cantik Anak Pengidap Gangguan Jiwa

Sulaeman mengaku, saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) masih menyusun regulasi untuk memberikan sanksi tegas bagi masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.

“Regulasinya masih disusun. Untuk sanksinya saya belum hapal, karena masih digodog oleh Bidang Hukum (Setda Pandeglang),” jelasnya.

Sulaeman menilai, ada beberapa faktor yang membuat masyarakat mengabaikan protokol kesehatan. Salah satunya, adanya konspirasi yang menyebut bahwa Covid-19 ini buatan manusia, sehingga hal itu menbuat masyarakat tidak percaya adanya Covid-19.

“Padahal Virus ini sudah lama loh, sejak 5 bulan yang lalu. Tapi masyarakat di kita masih ada saja yang enggak percaya adanya Covid-19 ini,” tutupnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler