Connect with us

Advertorial

Jangan Panik Hadapi Kesulitan Keuangan di Masa Pandemi Covid-19, Lakukan Saran Ahli Berikut Ini

Published

on

Kelompok Wanita Tani Gemar Menanam Sayuran Inovasi Menanam Padi dan Budidaya Ikan atau KWT Gemas Implan memanen semangka di lumbung pangan yang mereka buat. Aktivitas ini mampu mendorong kemampuan ekonomi warga semasa pandemi Covid-19. (Foto: tangerangkota.go.id)

Jakarta – Pandemi Covid-19 tak hanya berdampak terhadap kesehatan, melainkan secara nyata telah memporak porandakan tatanan sosial dan ekonomi.

Kondisi tersebut harus dihadapi dengan tenang. Ada langkah-langkah penting dan mendasar supaya mampu menghadapi kondisi ekonomi saat ini.

Langkah-langkah ini diungkapkan Eko Priyo Pratomo, Co-Founder Halofina dan Financial Planner dalam Dialog Inspirasi yang di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin, 19 Oktober 2020.

BACA :  Jadi Daerah Paling Rawan saat Pilkada, Gakumdu Kota Cilegon Tak Akan Ragu Sikat Setiap Pelanggaran Pemilu

Dikutip BantenHits.com dari laman covid19.go.id, menurut Eko, paling utama adalah tetap tenang dan jangan panik untuk kembali menata kondisi keuangan dalam skala mikro atau rumah tangga.

“Yang pertama adalah fokus untuk kembali membangun kembali dana darurat. Ini penting karena kita tidak pernah tahu bagaimana nanti kondisi hari-hari ke depan,” ujarnya.

Lalu, bagaimana cara membangun kembali dana darurat di kala kondisi ekonomi seperti ini?

“Rebudgeting di mana merupakan langkah kita berupaya mengatur untuk sebisa mungkin hidup dengan minimalis sehingga bisa menabung dengan rutin,” jelasnya.

Kemudian, yang tidak kalah penting adalah membuat neraca keuangan.

“Sederhananya daftar aset dan utang. Jika ada utang, sebisa mungkin dilunasi dengan aset yang ada,” ungkapnya.

BACA :  Heboh! Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Pulau Tunda

Membangun kembali dana darurat atau aset juga bisa dilakukan dengan investasi.

“Dengan kondisi saat ini menurut saya, memang harus hati-hati tapi jangan lupa untuk tetap investasi,” tegasnya.

Eko Priyo Pratomo juga mengungkapkan tentang SMART investment planning yang bisa jadi salah satu solusi investasi di kala pandemi.

“Kuncinya adalah spesifik objektif, measurable atau terukur, dan target yang jelas,” tukasnya. (Advertorial)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler