Connect with us

Berita Terbaru

Rumah Warga Tigaraksa Tangerang Hangus Terbakar, Kobaran Api Baru Padam Setelah Satu Jam

Published

on

Rumah Warga Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Tangerang Mengalami Kebakaran Hebat. Kobaran Api Baru Padam Setelah Satu Jam (BantenHits/Rikhi Ferdian Herisetiana)

Tangerang – Sebuah rumah milik warga bernama Ading (50), warga Kampung Tapos RT 006 RW 002, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, ludes dilalap si jago merah, Jumat 22 Januari 2021.

Diduga kebakaran yang menghanguskan bangunan lebih dari 80 persen itu disebabkan oleh korsleting listrik. Peristiwa kebakaran yang terjadi pada malam hari itu pun membuat warga sekitar panik.

Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena kobaran api sangat besar, sehingga dalam waktu singkat api merambat ke seluruh bangunan rumah yang ditinggali oleh 9 orang tersebut. 

BACA :  Resmi Menjabat Plt Direktur RSUD dr. Adjidarmo, Virgojanti Benahi Pelayanan

Komandan Regu Pos Damkar Cisoka BPBD Kabupaten Tangerang Solihin mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 19.20 WIB. Percikan api diduga karena kabel listrik mengalami korslet usai terkena air hujan. 

“Tadi kronologinya karena mungkin habis hujan, jadi (Kebakaran) ini diduga karena korsleting listrik,” katanya kepada BantenHits.com

Ia juga mengaku, menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan sembilan orang petugas yang turut dikerahkan untuk memadamkan api. Hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. 

Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Api yang dengan capat dipadamkan juga tak sampai merambat ke rumah-rumah lainnya. 

“Korban jiwa nihil yang terluka juga nihil. Untuk kerugian materi ditaksir mencapai 70 jutaan,” tandasnya.

BACA :  Pemkab Pandeglang Bakal Gelar Gebyar Vaksinasi di 35 Kecamatan, Target 2500 Dosis

Editor : Engkos Kosasih



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler