Connect with us

Berita Terbaru

Jangan Dicontoh! Pemuda-pemdua di Cikande Serang Teler usai Pesta Miras Kolesom

Published

on

Sekuriti Bintaro Residence Minum Miras

Ilustrasi Tenggak Minuman Keras (Google)

Serang – Jajaran Polsek Cikande melalukan patroli rutin pada malam hari. Hal ini guna meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek tersebut.

Saat patroli, personel kepolisian mendapatkan informasi dari warga Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang bahwa ada sekelompok pemuda sedang minum-munuman keras (Miras).

“Kami jumpai kelompok pemuda di simpang tiga Desa Leuwilimus Kecamatan Cikande sedang minum-munuman keras sejenis anggur kolesom,” kata Kapolsek Ciaknde Kompol Salahudin melalui Kanit Intel AKP Widodo, Senin, 22 Februari 2021.

Kemudian petugas membawa beberapa pemuda yang sedang dalam keadaan mabuk ke Mapolsek Cikande untuk diamankan agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan.

BACA :  Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Cara KCD Dindikbud Banten Wilayah Lebak Pererat Silaturahmi

“Kami amankan ke Mapolsek Cikande agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan, sebab pemuda tersebut sudah dalam keadaan mabuk,” ujar AKP Widodo.

“Kami tidak ingin terjadi kembali seperti minggu yang lalu ada kejadian pembunuhan dan pemerkosaan akibat miras,” sambungnya.

Setelah diamankan, lanjut AKP Widodo, pihaknya mengundang beberapa tokoh masyarakat Desa Leuwilimus ke Mapolsek Cikande untuk melakukan dialogis terkait pentingnya peran tokoh masyarakat dalam ikut serta pembinaan adanya kelakuan sekelompok pemuda yang mencerminkan kelakuan yang tidak baik bagi lingkungan sekitar.

“Kami bersama tokoh masyarakat memberikan teguran berupa surat pernyataan agar ke tiga pemuda tersebut tidak mengulangi perbuatannya yang dianggap meresahkan masyarakat Desa Leuwilimus,” tuturnya.

BACA :  Anggota DPRD Cilegon Ini Kesal Diisukan Gelapkan Mobil Dinas

Kendati demikian, AKP Widodo mengimbau kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Cikande khususnya Desa Leuwilimus agar menghindari hal-hal yang negatif.

“Perbuatan yang tidak baik jika dilakukan seperti mabuk-mabukan salah satunya, itu akan berpengaruh dimata masyarakat bisa dipandang kurang baik,” tandasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler