Connect with us

Berita Terbaru

Innalillahi, Delapan Santri di Kab. Tangerang Diseruduk Truk Tanah saat Berkeliling Bangunkan Sahur

Published

on

Kendaraan motor Viar yang digunakan delapan santri untuk berkeliling membangunkan sahur dihantam truk pengangkut tanah. (Istimewa)

Tangerang- Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Raya Adiyasa-Cisoka, Kampung Cisalak, Desa Cirendeu, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Ya, peristiwa sekitar pukul 03.00 WIB itu melibatkan delapan santri yang menggunakan motor viar dan satu unit truk pengangkut tanag.

Dari informasi yang dihimpun BantenHits.com, kecelakaan itu bermula ketika sepeda motor viar Nopol B-4680-NFA yang dikendarai oleh ID (18) dengan para penumpangnya yakni PK (14), DK (17), PD (15), BT (15), OG (17) dan AF (18), melaju dari arah Cisoka menuju arah Solear untuk berkeliling membangunkan sahur.

BACA :  Meriahkan Ramadan, Paguyuban Kaka Teteh Pandeglang Gelar Ramadhan Charity

Namun sesampainya di TKP, motor roda tiga dengan 8 orang penumpang itu diduga hilang kendali akibat kondisi jalan yang terlalu menikung ke kiri.

Sehingga sepeda motor viar tersebut berbelok terlalu tajam ke kanan jalan.

“Nahas, disaat bersamaan sebuah kendaraan dum truck hino No. Pol B-9766-KYW yang dikemudikan RD datang dari arah berlawanan hingga terjadi tabrakan,” Terang Kasubnit I Kecelakaan Lalulintas Satlantas Polresta Tangerang Ipda Adi Sulpaturohman saat dikonfirmasi.

Akibat kecelakaan itu, 4 orang santri mengalami kritis. Sedangkan 4 lainnya mengalami patah tulang.

“Akibat kecelakaan tersebut pengendara dan para penumpang motor Viar mengalami luka-luka dan para korban selanjutnya sudah di evakuasi ke RSUD Tobat Balaraja,” Terangnya.

BACA :  Ingat! Pelajar yang Corat-Coret usai UNBK Bakal Dapat Sanksi

Sampai saat ini kasus kecelakaan dengan korban para santri yang masih di bawah umur tersebut masih dalam penyelidikan Unit Laka Satlantas Polresta Tangerang.

Sementara, sang sopir truk telah diamankan oleh petugas untuk dimintai keterangan.

“Kita masih dalami tadi juga kita sudah lakukan olah TKP,” Pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler