Connect with us

Berita Terbaru

Ngeri! Pengendara Moge dengan Plat Nomor Unik di Tangsel ‘Tak Berdaya’ Lihat Motor Hancur dan Emak-emak Terkapar saat Sunmori

Published

on

Moge Kawasaki ER-6N hancur usia menabrak ibu-ibu 50 tahun pengendara Beat hingga tewas di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu (1/8/2021). (FOTO SuaraBanten.id)

Tangerang- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu, 1 Agustus 2021. Peristiwa itu melibatkan satu unit motor gede (Moge) Kawasaki Ninja dengan Honda Beat Biru.

Dikutip Bantenhits dari Suarabanten.id, kecelakaan itu menyebabkan emak-emak pengendara honda beat biru berinisial H tewas. Kendaraan Moge dengan plat nomor Z 6666 GG milik AS pun hancur.

Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya Pratama menuturkan kecelakaan tersebut bermula saat pengendara moge kawasaki AS sedang sunday morning ride (sunmori) bersama sejumlah moge lainnya melaju dari fly over Permata menuju persimpangan Penabur.

BACA :  KPJ Sebar Sembako Gratis untuk Seniman Jalanan di Lebak

“Ya jadi tadi pagi itu biasa anak-anak motor lagi sunmori. Persis di depan Hotel Santika itu ada pengendara motor Beat dikendarai korban mungkin hampir kelewat dari kecepatan normal tiba-tiba rem mendadak mau belok ke kiri,” kata Nanda seperti dikutip SuaraBanten.id (jaringan Bantenhits).

“Nah ini moge di belakang entah dia nggak jaga jarak atau kurang waspada dia hajar, nabrak dari belakang motor Beat ini,” sambungnya.

Nanda menuturkan, dari kondisi dua motor yang terlibat kecelakaan itu dan rekaman CCTV jalan sekitar diduga pengendara moge AS melaju dengan kecepatan tinggi.

“Kalau dari foto yang beredar dari CCTV yang kita cek kayaknya lumayan kenceng, tapi untuk kecepatannya berapa persisnya belum tahu karena masih pemeriksaan,” tuturnya.

BACA :  Gelar Musda Tandingan, Gema MA Pertanyakan Kepengurusan KNPI Pandeglang

Akibat dari kecelakaan tersebut, korban H yang merupakan ibu-ibu berusia setengah abas 50 tahun itu tewas di tempat karena alami luka parah dibagian kepala.

Sedangkan AS, pengendara moge masih berusia 17 tahun itu hanya mengalami luka ringan. Sementara motor bagian depannya hancur.

“Korban terpental, kepalanya alami benturan pendarahan dan meninggal di TKP. Pengendara moge luka ringan masih bisa jalan dan berdiri,” ungkapnya.

Diketahui, saat itu AS yang menabrak pengendara lain perempuan 50 tahun itu sedang berkendara bersama teman-temannya.

“Sunmori bareng temen-temennya, ada sekitar tiga-4 motor,” sebut Nanda.

Kondisi terkini, korban H yang tewas kemudian dibawa ke RSUP Fatmawati Jakarta. Sedangkan AS kini masih menjalani pemeriksaan di Polres Tangsel.

BACA :  Polisi Ringkus Pembunuh Anggota Ormas BPPKB Banten

Nanda mengaku, hingga saat ini pihaknya masih belum dapat menyimpulkan siapa yang salah dalam kecelakaan tersebut.

“Untuk naik jadi tersangka pengendara mogenya kita belum bisa kasih statement siapa yang salah dan yang benar, masih menunggu hasil pemeriksaan,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler