Connect with us

Berita Terbaru

Alhamdulillah, Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di Kabupaten Tangerang Terus Meningkat

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Salah Seorang Warga Kabupaten Tangerang Saat di tes Swab PCR Oleh Tenaga Kesehatan. (Dok. Bantenhits)

Tangerang- Meski masih menerapkan PPKM Level 4 dan berada dalam zona oranye, namun kasus aktif COVID-19 di wilayah Kabupaten Tangerang terus melandai.

Indikasi penurunan kasus aktif tersebut dilihat dari tingkat kesembuhan pasien terpapar COVID-19 yang cukup tinggi.

Dari data yang dicatat oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang, sampai kemarin Jumat 20 Agustus 2021, sudah ada 23.600 pasien COVID-19 yang dirawat di 26 rumah sakit negeri dan swasta,  maupun yang menjalani isolasi di rumah singgah telah dinyatakan sembuh.

“Alhamdulillah dari segi persentase ini tinggi sekali tingkat kesembuhannya. Ini karena peran serta seluruh elemen terutama nakes sehingga mereka (Pasien COVID-19) yang dirawat dan diobati bisa sembuh,” Kata Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid kepada BantenHits, Sabtu 21 Agustus 2021.

BACA :  Gak Cuma Bagikan 41 Ribu Lebih Masker, Aparatur di Kecamatan Pinang Diminta Edukasi Warga Pentingnya Disiplin 3M

Menurutnya, hal ini tentu saja menjadi kabar baik dalam penanganan COVID-19. Terlebih, dalam tiga bulan terakhir kasus aktif Corona di wilayah Kabupaten Tangerang jumlahnya cukup tinggi.

Puncaknya, kata dia, terjadi pada Bulan Juli 2021 dalam sehari ada sekitar 300 warga yang terpapar COVID-19.

“Rekor tertinggi bulan Juli sampai 300 orang dalam sehari yang positif. Bahkan di Yasmin pernah merawat sampai 240 pasien,” Terangnya.

Ia juga mengatakan, bahwa tingkat keterisian atau Bed Occupancy Ratio (BOR) pasien COVID-19 di rumah sakit sudah mulai menurun hingga 30 persen. Menurutnya, penurunan BOR tersebut disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya karena saat ini masyarakat sudah banyak yang divaskinasi.

BACA :  Pemkab Lebak akan Kaji soal Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom Agama di KTP

“BOR di rumah sakit juga sudah mulai menurun yah sampai 30 persen. Tapi tetap kepada masyarakat diimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” Pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler