Connect with us

Berita Terbaru

Jalan Imam Bonjol Mencekam, Debt Collector dengan Ormas Bentrok Gara-gara Ini

Published

on

Debt Collector di Tangerang

FOTO Ilustrasi. Empat debt collector diamankan Polresta Tangerang. (Foto: Banten Hits/Yogi Triandono)

Tangerang- Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa, 19 Oktober 2021 malam.

Bagaimana tidak ratusan orang berkumpul dan saling serang. Adalah antara Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dengan penagih utang alias debt Collector.

Dikutip Bantenhits dari Merdeka.com, peristiwa itu terjadi karena dipicu adanya dugaan pemukulan terhadap anggota ormas yang telat membayar cicilan kendaraan.

Berdasarkan informasi dihimpun, pihak ormas dan debt collector sebenarnya sepakat menyelesaikan perselisihan itu. Mereka menggelar musyarawah di kantor perusahaan finance di Karawaci.

Tapi kemudian, seorang anggota ormas dipukul salah seorang debt collector. Dia mengalami luka di bagian wajah.

BACA :  Terlibat Keanggotaan Parpol, Anggota PPK dan PPS Siap-siap Dipecat

“Tadi saya lihat sih ada yang berdarah mukanya. Enggak tahu kena apa,” kata seorang warga Ahmad, Rabu (20/10) dini hari.

Dari aksi pemukulan itu, kedua belah pihak kemudian saling serang. Salah satu kelompok datang dengan anggota yang lebih banyak. Bentrokan terjadi sampai ke Pasar Malabar

Situasi bentrokan yang semakin memanas memaksa warga dan sejumlah pedagang di kawasan Pasar Malabar mencari tempat aman.

“Saya lihat banyak ada ratusan orang. Ada yang bawa senjata tajam, lempar-lemparan batu. Makanya pedagang dan warga juga pada ngumpet,” ungkap dia.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kompol Bonar menegaskan, kedua belah pihak membubarkan diri setelah polisi datang ke lokasi.

BACA :  Warga Tambora Tewas dengan Posisi Sujud Telanjang di Ruko Pasar Buah Mandala

“Sudah selesai, saya sama anggota Jatiuwung dan Karawaci sudah diimbau bubar,” ucapnya.

Namun ditanyai lebih detil terkait peristiwa keributan itu, Bonar tidak juga menjawab.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler