Connect with us

Berita Pemda

KPK Puji Aplikasi Pemkot Tangerang

Published

on

Pemkot Tangerang Launching Lima Aplikasi

Pemkot Tangerang luncurkan lima aplikasi Smart City 3.0. (Foto: Humas Pemkot Tangerang)

Tangerang – Lima aplikasi diluncurkan Pemkot Tangerang. Lima aplikasi tersebut adalah; Sabakota guna memudahkan pengajuan hibah dan bantuan, e-Transport yang membantu masyarakat mengetahui tarif serta rute moda transportasi, e-Audit yang berfungsi dalam membantu pemeriksaan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah, aplikasi pindah sekolah untuk membantu proses pengajuan pindah
sekolah bagi siswa, dan perizinan online yang akan mempermudah proses pengajuan izin bangunan.

Lima aplikasi tersebut dilaunching jelang usai Kota Tangerang ke-25 pada 28 Februari 2018. Aplikasi tersebut diharapkan dapat melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bagian Fungsional Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wuryono Prakoso mengungkapkan rasa kagum terhadap apa yang sudah dilakukan Pemkot Tangerang. Ia berharap, inovasi terus dilakukan dalam pengembangan konsep smart city.

“Kota Tangerang sudah jadi jagoan di pulau Jawa dan bisa bersaing dengan Kota Bandung dan Surabaya,” kata Wuryono saat menghadiri launching aplikasi Smart City 3.0, di Tangerang Live Room (TLR), Puspemkot Tangerang, Kamis (11/1/2018).

Wuryono mengatakan, e-Audit akan sangat membantu kerja KPK lantaran fitur yang dimiliki aplikasi tersebut sudah lengkap.

Aplikasi e-Audit memiliki fitur untuk membuat surat perintah tugas, pembuatan program kerja pemeriksaan, pembuatan kertas kerja pemeriksaan, pembuatan naskah hasil pemeriksaan, pembuatan laporan hasil pemeriksaan yang terintegrasi dengan aplikasi SIKDA sehingga pegawai dapat login menggunakan akun SKP. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan e-Office, sehingga pembuatan surat perintah tugas langsung terkirim ke dinas yang akan dilakukan pemeriksaan.

“Semua aplikasi merupakan hasil kerja sama dari banyak pihak untuk membantu Pemkot Tangerang dalam melayani masyarakat,” kata Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismanysah.

Arief menjelaskan, seluruh aplikasi di tahun 2018 telah terintegrasi dengan sistem geospasial yang dapat memberikan data yang lebih akurat dan presisi tentang data kependudukan warga Kota Tangerang.

“Di smart city 3.0 datanya sudah menggunakan geotagging, jadi bisa jauh lebih tepat, bahkan sampai lokasinya rumahnya bisa kita petakan karena kita pakai juga mapping menggunakan foto udara,” jelas Arief.(Nda)

Facebook

Trending