Connect with us

Berita

MK Gelar Sidang Sengketa Pilkada Kota Tangerang

Published

on

ketua MK Hamdan Zoelva

Ketua MK Hamdan Zoelva.(FOTO: tribunnews.com)

Banten Hits.com– Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang dipimpin Hamdan Zoelva, Kamis (19/9/2013) menggelar sidang perdana gugatan Pemilukada Kota Tangerang 2013-2018. Agenda sidang tersebut adalah pemeriksaan pendahuluan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Kota Tangerang 2013.

Seperti dilansir situs resmi MK, www.mahkamahkonstitusi.go.id, Kamis (19/9/2013), kedua pemohon dalam perkara PHPU Kota Tangerang 2013 itu masing-masing, pasangan calon nomor urut 1 Harry Mulya Zein dan Iskandar, serta pasangan calon nomor urut 2 Abdul Syukur dan Hilmi Fuad.

Seperti diketahui, berdasarkan rapat pleno penghitungan suara yang dilakukan di tingkat KPU, pasangan Arief – Sachrudin memperoleh suara terbanyak 340.810 suara. Sementara itu, pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar dengan nomor urut satu, meraih 45.627 suara. Pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad meraih 187.003 suara, pasangan Deddy Gumelar-Suratno Abu Bakar meraih 121.375 suara, dan pasangan Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto meraih 15.060 suara.

BACA :  Bawaslu RI Temukan 500 Surat Suara Basah di Pinang Kota Tangerang

Pasangan Arief – Sachrudin yang ditetapkan sebagai pemenang Pemilukada Kota Tangerang 2013-2018 oleh KPU Banten, sebelumnya sempat dinyatakan KPU Kota Tangerang tak lolos jadi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang 2013-2018. Pasangan lain yang dinyatakan KPU Kota Tangerang tak lolos jadi pasagan calon adalah Ahmad Marju Kodri – Gatot Suprijanto.

Kedua pasangan calon ini akhirnya bisa mengikuti Pemilukada Kota Tangerang setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan memberhentikan seluruh komisioner di KPU Kota Tangerang karena terbukti melanggar kode etik. DKPP juga memerintahkan kepada KPU Banten yang mengambil alih tugas KPU Kota Tangerang untuk mengembalikan hak konstitusional kedua pasangan tersebut sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang periode 2013-2018.(Rus)

BACA :  Samlani: Masyarakat Tahu Sachrudin Kenapa



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler