Connect with us

METROPOLITAN

Ini Doa KH. Muchammad Murtadlo Dimyati di Hadapan Kapolri

Published

on

Banten Hits – Tokoh ulama besar di Kabupaten Pandeglang, KH. Muchammad Murtadlo Dimyati mengatakan, doa menjadi langkah utama untuk menggapai hidup bahagia dunia dan akhirat, serta untuk keselamatan bangsa dan negara.

Hal itu diungkapkan saat istigasah yang digelar Pondok Pesantren Raodathul Ulum, di Kampung Cidahu, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (6/6/2015).

“Mari kita berdoa bersama agar kita dan negara ini terhidar dari malapetaka,” kata Muchammad Murtadlo Dimyati di hadapan hadirin.

Menurut putra dari kyai kharismatik Abuya Dimyati, peran dan fungsi tokoh dan ulama sangat penting dalam memberikan pelajaran serta pemahaman terkait maraknya paham radikalisme akhir-akhir ini hingga mengancam keadaan bangsa.

BACA :  Tiga Hari Tak Masuk Kerja, Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk di Kontrakannya

“Tindakan radikalisme adalah perbuatan yang tidak baik dan sangat dilarang oleh agama. Seluruh elemen harus menghidari sifat kekerasan itu. Kerukunanlah yang didambakan ulama, bukan kekerasan,” terangnya.

Pondok Pesantren Raodathul Ulum pimpinan Abuya Muhtadi Dimyati di Kampung Cidahu, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, menggelar istigasah bersama para ulama dan masyarakat Kabupaten Pandeglang, Sabtu (6/6/2015) malam.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti bersama Kapolda Banten Irjen Pol Boy Rafli Amar menghadiri istigasah tersebut. (BACA JUGA : Kapolri Badrodin Haioti Hadiri Istigasah di Pandeglang)

Dalam sambutannya, Badrodin Haiti menyampaikan, gerakan radikalisme tidak boleh dibiarkan berkembang. (Rus)



Terpopuler