Connect with us

METROPOLITAN

Loyalis Atut di DPRD Sebut Rano Tak Beretika karena Tak Pernah Jenguk Atut ke Rutan

Published

on

Banten Hits – Rapat Paripurna DPRD yang salah satu agendanya memberhentikan Ratu Atut Chosiyah sebagai Gubernur Banten berlangsung panas. Rapat yang awalnya berjalan tenang berubah tegang setelah sekretaris Fraksi Partai Golkar Fitron Nur Ikhsan meminta penjelasan mengenai proses awal hingga rapat paripurna tersebut digelar.

(BACA JUGA : Ada Perlawanan Dari Kubu Atut, Rapat Paripurna Pemberhentian Atut Memanas)

Fitron Nur Ikhsan dikenal sebagai juru bicara Atut saat mantan penguasa di Banten ini ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait suap Ketua MK dan korupsi alat kesehatan di Tanah Para Jawara.

Wartawan Banten Hits Dian Sucitra melaporkan, setidaknya ada beberapa poin yang menjadi bahan argumen, yaitu Rano Karno dinilai tidak memberikan teladan secara politis, karena tidak pernah menjenguk Ratu Atut Chosiyah dan membicarakan tentang bagaimana tindak lanjut atas situasi yang berkembang dengan partai pengusung Atut-Rano. Rano dinilai tidak beretika.

BACA :  DPRD Pandeglang Panggil Dindikbud soal BOP PAUD yang Tak Cair

Sementara argumen lain berpendapat bahwa mekanisme yang harus ditempuh sudah sesuai, karenanya tiga poin yang dibahas pada saat itu sebaiknya dilanjutkan. Sementara soal etika Rano Karno, dinilai tidak ada hubungannya dengan pembahasan sidang.

Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah kemudian memutuskan untuk menunda sidang dengan batas waktu 30 menit untuk rapat fraksi-fraksi.

Fitron yang ditanya Banten Hits usai ketua dewan mengetukan palu sidang mengatakan, Partai Golkar menyadari bahwa mengenai perihal pemberhentian Atut sudah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, dan pihaknya tidak sedang membahas hal tersebut.

“Soal pemberhentian Ibu Atut kita tidak persoalkan, yang kami pertanyakan hanyalah soal etika saja, karena kami sama-sama partai pengusung tidak pernah diajak bicara mengenai bagaimana membangun Banten setelah vonis beliau (Atut),” terangnya.

BACA :  Balai Karantina Bandara Soetta Gagalkan Upaya Penyelundupan Puluhan Reptil

Fitron, juga membantah bahwa yang dilakukannya bersama dengan sejumlah anggota dewan bermaksud menggagalkan paripurna yang akan mengusulkan Rano Karno menjadi Gubernur definitif tersebut.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler