Connect with us

METROPOLITAN

BPOM Banten Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal

Published

on

Banten Hits – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang, memusnahkan obat dan makanan ilegal hasil pengawasan pertengahan tahun 2014 hingga tahun 2015 di Gedung BPOM RI Serang, Jalan Syeikh Nawawi Al Bantani, Selasa (25/8/2015).

Produk yang dimusnahkan sebanyak 2.269 item dalam 327.436 kemasan dengan nilai lebih dari Rp 5,9 miliar. Jumlah tersebut terdiri dari 23 item (466 kemasan) obat ilegal senilai lebih dari Rp 71 juta, 800 item (61.693 kemasan) obat keras yang dijual oleh sarana yang tidak berwenang senilai lebih dari Rp 497 juta, 248 Item (125.170 kemasan) OT ilegal dan mengandung BKO senilai lebih dari Rp 1,3 miliar, 958 item (55.634 kemasan) kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya senilai lebih dari Rp 1,8 miliar, dan 240 item (84.473 kemasan) pangan ilegal senilai lebih dari Rp 2,2 miliar.

BACA :  Wabup Lebak Minta Guru Tingkatkan Kompetensi

Selain produk obat dan makanan, pemusnahan 135 item (1.035.392 kemasan) bahan baku dan kemasan produk serta 24 item (40 buah) alat produksi senilai lebih dari Rp 7,8 miliar yang digunakan pelaku dalam menjalankan praktik pembuatan obat dan makanan ilegal. Alat dan bahan tersebut diamankan dari 5 sarana ilegal oleh petugas selama pengawasan sejak 2014-2015.

Dengan besarnya nilai obat dan makanan ilegal yang dimusnahkan, Gubernur Banten Rano Karno mengucapkan terima kasih dan selamat akan kerja BPOM Serang. Namun demikian ia berharap BPOM tidak lengah untuk pasang mata dan telinga. Meski ia mengetahui badan tersebut memiliki keterbatasan alat dan sumber daya manusia.

“Tingkat kesadaran para pengusaha kita, baik besar maupun kecil. Ditutup di sini pindah ke sana. Banten ini rentan,” katanya.¬†

BACA :  Cuaca Buruk, Bongkar Muat di Pelabuhan Merak Terganggu

Sedianya, pemusnahan tersebut akan dihadiri Menko PMK RI Puan Maharani, namun sang menteri dari PDI-P itu dikabarkan ada agenda lain dengan Presiden Joko Widodo.(Rus)



Terpopuler