Connect with us

METROPOLITAN

Disayembarakan, Hymne Tangsel Bakal Jadi Lagu Wajib Daerah

Published

on

Banten Hits – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuka sayembara penciptaan lagu Hymne Tangsel. Lagu, tersebut untuk menemani Mars Tangsel yang selama ini sudah ada dan diperdengarkan.

“Ini adalah program baru kesenian kita yang nantinya akan disebar di sekolah dan akan dinyanyikan dalam setiap upacara. Hymne Tangsel, akan jadi lagu wajib daerah yang harus dihafal masyarakat Tangsel,” jelas Kepala Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Tangsel, Yanuar, Minggu (10/1/2016).

Kata Yanuar, pihaknya mengundang berbagai komunitas kesenian dan budaya, yang nantinya akan diseminarkan terkait dengan kriteria yang cocok untuk Hymne tersebut.

“Nanti kita undang teman-teman dari kesenian dan budaya untuk diseminarkan, seperti apa kira-kira kriteria yang bagus untuk Hymne Tangsel ini,” ujarnya.

BACA :  Dinsos Pandeglang Belum Terima Laporan Adanya Warga Miskin Penderita Turun Berok

Lebih lanjut Yanuar menerangkan, sayembara yang akan mulai berjalan pada bulan Maret 2016 tersebut, berlaku untuk seluruh masyarakat Tangsel, baik pelajar, mahasiswa, karyawan, budayawan maupun masyarakat umum lainnya.

“Kesenian dan budayanya harus lebih lekat, yang memang Tangsel ini terdiri dari beberapa kultur. Jadi kolaborasi antara budaya Betawi, Sunda, Jawa, Minang, bahkan Tionghoa dan lainnya,” paparnya.

Pemenang dari lomba Hymne Tangsel akan mendapat hadiah berupa uang, piagam, dan lainnya sesuai dengan SSH Budpar. Lomba akan berlangsung selama satu bulan hingga sampai penilaian.

“Kita akan libatkan unsur pencipta lagu, praktisi musik, budayawan, dan lainnya untuk menjadi juri. Sebab bukan hanya liriknya saja yang dilombakan, melainkan seluruh aransemennya juga,” pungkasnya.(Nda)

BACA :  Kabupaten Lebak Raih Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi Publik di Banten



Terpopuler