Connect with us

METROPOLITAN

Dituding Salah Gunakan Uang Negara, KNPI Lebak Terancam Dilaporkan

Published

on

Banten Hits – DPD KNPI Kabupaten Lebak dituding tidak transparan soal anggaran yang diberikan oleh Pemerintah. Tudingan tersebut justru datang dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) HAM KNPI Lebak yang notabene dilahirkan oleh induk organisasi kepemudaan di tingkat Kabupaten Lebak.

Tudingan ogahnya KNPI Lebak yang dipimpin Ahmad Taufik untuk buka-bukaan soal berapa anggaran yang diterima, didasari, tak satupun anggaran yang mengalir kepada LBH HAM KNPI Lebak yang diketuai Acep Saepudin.

“Sepanjang tahun 2015, kamis (LBH) tidak pernah menerima sepeserpun anggaran dari DPD KNPI Lebak,” ungkap Acep kepada Banten Hits, kemarin.

Menurutnya, untuk melakukan berbagai kegiatan, ia harus merogoh kantong pribadinya sendiri. Acep mengancam akan melaporkan DPD KNPI Kabupaten Lebak, lantaran dianggap telah menyalahgunakan uang Negara.

BACA :  Dua Desa di Kecamatan Cilograng Lebak Diterjang Longsor, Lima Rumah Tertimbun Satu Musala Rusak

“Saya akan minta agar keuangan KNPI Lebak untuk diaudit,” tegas mantan Komisioner KTP Lebak ini.

Tidak mengalirnya anggaran yang dikelola DPD KNPI juga disampaikan Ketua GPI LLebak yang juga menjabat sebagai Ketua PK KNPI Kecamatan Warunggunung, Badru Munir.

“Saya sangat heran dengan kelakuan DPD KNPI Lebak yang tidak transparan. Selain OKP dan PK KNPI yang saya pimpin tidak diberi anggaran, DPD juga tidak pernah menyampaikan penerimaan dan penggunaan anggaran selama tahun 2015,” tambahnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler