Connect with us

METROPOLITAN

Akui Merugi, Inul Vizta Cilegon Bantah Tak Bayar Gaji

Published

on

Banten Hits – Belasan karyawan karaoke Inul Vizta Cilegon mengaku sudah dua bulan tak menerima gaji. Bahkan, salah seorang karyawan akhirnya memilih keluar dari tempat karoke keluarga yang berlokasi di Jalan Tirtayasa, No 102, Ruko Simpang Tiga, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon tersebut.

BACA JUGA: Dua Bulan, Karyawan Inul Vizta Cilegon Belum Terima Gaji

Menanggapi hal itu, manajemen Inul Vizta Cilegon yang diwakili oleh Mufi, membantah pihaknya tidak membayarkan gaji karyawan selama dua bulan. Namun, Mufi juga mengakui saat ini perusahaan dalam keadaan sulit karena sejak tiga tahun belakang perusahaan mengalami kerugian.

“Sebelumnya perusahaan sudah melakukan pertemuan dengan karyawan, untuk memberikan penjelasan jika saat ini kondisi perusahaan sedang mengalami masa sulit karena banyaknya kompetitor serupa sehingga mengalami penurunan pengunjung yang datang. Sementara saat ini untuk gaji karyawan saja saat ini owner sering nombok,” ujar Mufi kepada awak media.

BACA :  Bong dan 50 Kg Serbuk Putih Dalam Koper

Saat disinggung adanya persoalan tidak dibayarkan gaji karyawan selama dua bulan, mufi kembali menerangkan bahwa pihak manajemen perusahaan sebelumnya  telah membayarkan sebagian hak-hak mantan karyawan.

“Kita terus mengupayakan untuk membayar sisa gaji mantan karyawan apapun caranya. Manajemen tidak akan kabur bahkan kita masih komunikasi dengan baik. Sebagian sudah dibayarkan yang bulan April, jadi hanya satu bulan, bahkan satu setengah gaji yang dibayar,” terangnya.

“Sudah tujuh tahun kita berdiri, pada tahun pertama hingga tahun ke empat kota mendapatkan penghasilan sebesar Rp 600 juta perbulan. Namun saat ini paling dengan kondisi penurunan kita hanya mendapatkan Rp 100 juta perbulan. Namun dengan pendapatan seperti itu kita tidak akan menyepelekan atau mengabaikan hak-hak dari karyawan meskibun dengan keterlambatan pembayaran gaji,” sambungnya. (Rus)  

BACA :  Kota Serang Buka Lebar-lebar Pintu Investasi Pengelolaan Sampah, Siapa Minat?

 



Terpopuler