Connect with us

METROPOLITAN

Kejari Geledah Kantor Dindikbud Pandeglang soal Dugaan Korupsi Dana Tunda

Published

on

Pandeglang – Kejaksaan Negeri (Kejarti) Pandeglang menggeledah kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pandeglang yang berlokasi Komplek Perkantoran Cikupa nomor 2 Jalan Jendral Sudirman, Pandeglang, Kamis (2/2/2017)

Informasi yang dihimpun Banten Hits, penggeledahan tersebut berkaitan dengan kasus yang tengah ditangani Kejari terkait dugaan korupsi Dana Tunjangan Daerah (Tunda) di intasi terkait.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon kepada Banten Hits, Kepala Dindikbud Pandeglang Salman Sunardi, membenarkan adanya penggeladahan di kantornya tersebut. Namun, Salman enggan menjelaskan secera detail soal penggeledahan tersebut. 

“Ia, (kalau apa saja yang digeledah) gak tahu dokumen saja,” singkat Salman.

Saat berita ini dipiblis banten Hits masih berupaya mengkonfiramsi kepada Kejari Pandeglang terkait penggeledahan tersebut.

BACA :  Kabar Baik! Bulog Bakal Beli Gabah Petani Lebih Mahal dari Harga Pembelian Pemerintah

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang telah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Daerah (Tunda) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang.

Kedua orang yang ditetapkan tersangka adalah TS dan RB. Keduanya merupakan mantan bendahara di Dindikbud Pandeglang. TS menjabat bendahara pada tahun 2001 dan RB merupakan bendahara pada tahun 2012 hingga 2014.

Kejaksaan menetapkan keduanya setelah penyidik mempunyai dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka. Meski keduanya TS dan RB ditetapkan tersangka, namun keduanya tidak ditahan.

BACA JUGA : Kejari Periksa Tersangka Kasus Tunjangan Daerah Pandeglang

“Kasus tunda guru naik ke tahap dik khusus, maka kejari menetapkan dua tersangka sesuai alat bukti,” kata Kepala Kejari Pandeglang, Wahjudi Djoko Triono, Jumat (18/11/2016).

BACA :  Ini Hasil Rapid Test terhadap 170 Warga Kampung di Carita yang Sudah Ditemukan Tiga Positif Covid-19

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler