Connect with us

OLAHRAGA

Bupati Lebak Sebut Perhatian Pusat terhadap Atlet Minim

Published

on

Lebak – Atlet bulutangkis asal Kabupaten Lebak, Damar Mawardi mewakili Indonesia di kejuaraan internasional di Myanmar. Damas merupakan juara pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional.

BACA JUGA: Sabet Emas di O2SN Nasional, Pelajar Lebak Wakili Indonesia di Kejuaraan Bulutangkis Internasional

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya berharap, atlet didikan PB Jayabaya tersebut mampu menorehkan prestasi di kancah internasional agar mengharumkan nama Indonesia dan daerah asalnya.

“Bawa kabar baik untuk Indonesia dan juga Kabupaten Lebak,” pesan Iti usai melepas Damas di pendopo, Minggu (1/10/2017) malam.

Namun, ada beberapa hal yang menjadi catatan orang nomor satu di Kabupaten Lebak tersebut. Salah satunya, perhatian pemerintah pusat terhadap atlet-atlet berbakat yang menurutnya masih sangat minim.

BACA :  Dua Cabor Ini Andalan Wilbi V di Ajang O2SN Lebak

BACA JUGA: Atlet Softball Lebak Siap Bertanding di Kejurnas

Menurutnya, minimnya perhatian pemerintah dikarenakan masih ada beberapa biaya yang justru dibebankan kepada atlet maupun club.

“Ini kan kompetisi resmi, mereka (atlet) berjuang juga untuk membawa nama baik Indonesia,” kata Iti yang menkhawatirkan kondisi fisik siswa SMPN 9 Rangkasbitung yang baru saja menyabet emas pada kejuaraan Sirnas Milo di Malang.

Ketua PBSI Lebak Yosep Mohammad Holis mengaku, prestasi Damas merupakan kebanggan bagi Lebak.

“Damas menjadi unggulan ke-7 se-Asia, ini prestasi yang membanggakan,” katanya.

Pembinaan terhadap atlet-atlet berbakat akan terus dilakukan PBSI Lebak agar mampu bertanding di kancanh tertinggi.

“Terima kasih juga kepada Pak Mulyadi Jayabaya yang mendukung sepenuhnya keberangkatan Damas ke Myanmar,” ucap Yosep.(Nda)

BACA :  Lolos ke PON 2020, Ratusan Atlet di Banten Jalani Tes Kesehatan



Terpopuler