Connect with us

METROPOLITAN

Bakti Nusantara Gelar Operasi Katarak dan Bibir Sumbing Gratis untuk Ratusan Warga Pandeglang dan Serang

Published

on

Perwakilan Grup 1 Kopassus bersama dengan segenap tim medis RS Sari Asih Serang

Perwakilan Grup I Kopassus berfoto bersama Tim Medis RS Sari Asih. Tim yang tergabung dalam Bakti Nusantara menggelar operasi katarak dan bibir sumbing gratis di Pandeglang dan Serang. (FOTO: Istimewa)

Serang – Bakti Nusantara, sebuah gerakan sosial yang diprakarsai oleh Grup 1 Kopassus dan Yayasan Tunas Bakti Nusantara, menggelar layanan kesehatan dan operasi katarak gratis bagi warga di Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang. Kegiatan berlangsung 21-28 Oktober 2018.

Dalam siaran pers yang diterima BantenHits.com, turut dilibatkan dalam kegiatan ini RS Achmad Wardi dan Dompet Dhuafa, RS Sari Asih Serang, B. Braun Indonesia, Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia (PKMI), BKKBN Provinsi Banten, RS Kencana Serang, Smile Train, dan Yayasan Anugerah Sentosa.

operasi katarak yang digelar Bakti Nusantara

Tim medis melakukan operasi katarak dengan metode operasi pria (MOP). Sekelompok pihak yang tergabung dalam Bakti Nusantara gelar operasi katarak dan bibir sumbing, serta layanan kesehatan gratis untuk ratusan Warga Pandeglang dan Serang.(FOTO: Istimewa)

Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara Aryo Asto Saloko mengatakan, Bakti Nusantara berhasil menjangkau hingga 200 warga yang membutuhkan operasi katarak, lebih dari 20 kasus bibir sumbing, serta 200 peserta sunatan. Kegiatan sunatan massal akan dilangsungkan Kamis, 25 Oktober 2018, sedangkan operasi katarak dimulai Jumat, 26 Oktober 2018.

“Adapun operasi katarak dengan metode operasi wanita (MOW) telah selesai dilangsungkan pada Minggu, 21 Oktober 2018,” terangnya.

Aryo menjelaskan, Bakti Nusantara sendiri adalah gerakan yang dilandasi semangat kepedulian, kemanusiaan, persaudaraan, dan gotong royong, untuk mendorong pembangunan di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar Indonesia.

“Kegiatan ini diprakarsai oleh Yayasan Tunas Bakti Nusantara dengan tiga misi utama, yaitu kesejahteraan (Bangun Nusantara), kesehatan (Sehat Nusantara), dan pendidikan (Inspirasi Nusantara). Bakti Nusantara menyinergikan berbagai potensi anak bangsa untuk bersatu aktif membangun Indonesia, bekerja sama dengan berbagai instansi, baik sipil maupun militer, di tingkat daerah dan nasional,” jelasnya.

Sebelumnya selama dua tahun berturut-turut, Bakti Nusantara berhasil menjalankan program kegiatan sosial yang bertujuan untuk mendorong pembangunan di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar Indonesia.

Pada tahun 2016, Bakti Nusantara mengadakan program kegiatan sosial yang fokus pada pembangunan sekolah di Desa Aik Mual, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Adapun pada tahun 2017, Bakti Nusantara menyelenggarakan pembangunan sekolah, layanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pendidikan di Desa Sekon, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Rangkaian puncak Bakti Nusantara di Pandeglang dan Serang berlangsung pada 21-28 Oktober 2018 yang mencakup tiga misi seperti disebutkan sebelumnya; terdiri dari layanan kesehatan dan operasi gratis, pembangunan sekolah, serta pelatihan guru, perkemahan, dan peningkatan motivasi siswa.

“Pembangunan Indonesia tidak hanya mencakup hal-hal yang terkait infrastruktur, tetapi juga kualitas manusianya. Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan mendukung terciptanya masyarakat yang sehat agar mampu optimal melakukan kegiatan sehari-hari,” tandasnya.(Rus)

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending