Connect with us

Advertorial

Bawa Logistik Senilai Rp 10 Juta, Ranger Banten Tim Pertama Salurkan Bantuan Tsunami ke Desa Paniis Pandeglang

Published

on

Bawa Logistik Senilai Rp 10 Juta, Ranger Banten Tim Pertama Salurkan Bantuan Tsunami ke Desa Paniis Pandeglang

Komunitas Ranger Banten memberikan bantuan logistik untuk korban tsunami di Desa Paniis, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Minggu, 23 Desember 2018. (Istimewa)

Lebak – Duka mendalam yang dirasakan korban tsunami selat sunda Kabupaten Pandeglang dan Serang menyedot perhatian seluruh pihak salah satunya Ranger Banten.

Komunitas yang dinakhodai Osep Mulyawan Karis ini rela terjun kelapangan menyentuh daerah terdampak tsunami yang selama ini belum terjamah bantuan dari berbagai pihak, Minggu , 23 Desember 2018.

Kepada BantenHits.com, Osep menceritakan Ranger Banten mengirimkan 16 anggota yang terdiri dari 3 tim medis dan 13 tim relawan untuk membantu korban tsunami di Kabupaten Pandeglang. Komunitas air softgun ini menjadi tim pertama yang mendistribusikan bantuan di Desa Paniis.

“Alhamdulillah tim kita berhasil mendistribusikan secara langsung bantuan kepada korban tanpa melalui Pos di Desa Paniis Kabupaten Pandeglang,” kata Osep, Rabu, 26 Desember 2018.

Osep mengaku untuk mendistribusikan logistik secara langsung ke TKP memerlukan waktu 3 jam perjalanan dari kecamatan Sumur dengan kondisi jalan yang curam dan mengkhawatirkan. Pasalnya tim pendistribusian harus dikejar-kejar secara langsung oleh tingginya ombak.

“Sempat suasana tegang menghinggapi mental pasukan, alhamdulilah kami bisa sampai di desa tersebut berkat doa dari semuanya, kami sampai tepat pukul 23.45 WIB,” tuturnya.

Bawa Logistik Senilai Rp 10 Juta, Ranger Banten Tim Pertama Salurkan Bantuan Tsunami ke Desa Paniis Pandeglang

Ranger Banten membrikan bantuan logistik untuk korban tsunami di Desa Paniis, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. (Istimewa)

Ketegangan tak sampai di situ, menurut Osep diperjalanan pulang usai mendistribusikan logistik tim Ranger Banten juga harus membawa pulang pengungsi dan kendaraannya yang mogok di areal tersebut.

“Meski himpit-himpitan kami paksakan untuk bisa masuk agar semua bisa sampai dengan selamat,” ucapnya.

Osep mengaku, Ranger Banten mendistribusikan logistik senilai Rp. 10 juta mulai dari Popok, beras, mie instan, Obat-obatan, makanan ringan, roti, air mineral, pembalut, selimut , baju layak pakai, yang berhasil dikumpulkan dari rekan club, alumni Smansa Rangkasbitung , kepala sekolah SMA 3 Rangkasbitung dan club airsoft diluar pulau seperti Kalimantan, Poso dan Luwu timur.

“Bantuan full 2 mobil strada didrop di sana, kita juga salurkan kepada korban di empat titik lainnya mulai Cimanggu, Gunung priok, Paniis, Taman jaya, Ujung jaya,” paparnya.

Osep berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk korban tsunami yang terdampak dan menunjang kelangsungan hidup selama mengungsi.

“Kita ingin berikan yang terbaik untuk saudara yang tetrtimpa musibah, kita hadir untuk membantu dan saling support baik moril maupun materiil,” pungkasnya. (ADVERTORIAL)

Trending