Connect with us

METROPOLITAN

Sudah Seminggu Korban Longsor TPSA Cilowong Belum Ditemukan, Tim Gabungan Perpanjang Masa Pencarian

Published

on

TPSA Cilowong Taktakan Serang Longsor,  Dua Warga Diduga Tertimbun

TPSA Cilowong di Kecamatan Taktakan, Kota Serang longsor,  Selasa sore, 1 Januari 2018. Dua warga diduga tertimbun masih dilakukan pencarian. (istimewa)

Serang – Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas dan BPBD belum melihat adanya tanda tanda-tanda dua korban hilang longsor di tempat pembuangan sampah ahir atau TPSA Cilowong, Kota Serang bakal segera ditemukan.

Sesuai SOP Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten yang berlaku, maka Basarnas memperpanjang masa pencarian korban selama 3 hari menjadi 10 hari.

“Standar operasional Basarnas itukan selama 7 hari, cuma tadi ada rapat sore hari memutuskan pencarian diperpanjang 3 hari menjadi 10,” kata Kepala SAR Banten Zaenal Arifin saat dikonfirmasi media melalui sambungan telepon, Selasa 8 Januari 2018.

BACA :  Dipasok secara Online, Tiga Warga Asal Cigeulis dan Saketi Jadi Pengedar Obat Terlarang

Dikatakan Zaenal, dalam pencarian ada beberapa kendala yang harus di pertimbangkan keselamatan bagi tim gabungan yang melakukan pencarian korban.

“Karena korban tertimbunan sampah jadi tim juga harus berhati-hati terutama terkait kesehatan dan ancaman longsor susulan. Kalau berbicara sejauh mana pencarian, ya sebetulnya berapa material yang dibongkar sekarang kan, kapasitas dari alat kita yang saat ini ada tiga ekskavator kemampuan alat itu sama operatornya semua nya ada time line” tegasnya.

Ia juga memastikan kondisi korban saat ini sudah cukup memperhatikan akibat lamanya korban di dalam tumpukan dampah.

“Banyak yang harus dipikirkan, namun tim pencarian masih di lokasi,” pungkasnya.(Rus)



Terpopuler