Connect with us

Pemilu

Aduh! Polisi dan Warga Terlibat Bentrok di Alun-alun Kota Serang

Published

on

Petugas Kepolisian saat terlibat ricuh dengan warga di Alun-alun Kota Serang. Kericuhan merupakan bagian dari simulasi pengamanan Pemilu 2019. (Mahyadi/BantenHits).

Serang- Ribuan petugas Kepolisian terlibat bentrok dengan warga di Alun-alun Kota Serang, Kamis, 14 Maret 2019. Pemicunya akibat adanya konflik dan kisruh mengenai pemilih ganda.

Petugas kepolisian yang bersiaga dengan pakaian lengkap tongkat, tameng dan helm membendung emosi masyarakat yang sudah memuncak dan membabi buta menyerang petugas. Bahkan anggota TNI, Damkar, Satpol PP turut terlibat dalam keributan yang ternyata hanyalah sebuah simulasi persiapan yang dilakukan oleh kepolisian Polda Banten jelang pemilihan umum (pemilu) 2019.

“Ada 2046 orang yang terlibat dalam simulasi, mulai dari TNI-Polri, Satpol PP, Damkar, KPU, Bawaslu dan masyarakat,”kata Wakapolda Banten Brigjen pol Tomex Kurniawan kepada awak media usai simulasi.

Tomex mengaku sampai saat ini kepolisian masih melakukan pemantauan terhadap seluruh kegiatan masyarakat yang berkaitan persiapan pemilu nanti. Bahkan beberapa titik yang dinilai rawan adanya pelanggaran akan mendapatkan perhatian penuh serta dilakukan pemantauan secara bersama seperti pihak keamanan dan penyelenggara.

“Ini pemantauan akan dilaksanakan sampai hari H sampai pasca pemilu, mengantisipasi permasalahan di beberapa tempat,”tegasnya.

Baca Juga: Polda Banten Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu 2019

Tomex menegaskan akan mengerahkan seluruh kekuatan untuk mengamankan penyelenggaraan pemiu tahun 2019 bahkan tidak hanya Polri, TNI pun turut serta mengamankan jalannya pemilu.

“persiapan sudah 100 persen, namun ada beberapa hal seperti koordinasi dengan TPS, Linmas dan satuan TNI yang ada di wilayah ini yang sedang diskusikan untuk menentukan apa yang harus di lakukan jika terjadi hal hal yang tidak kita inginkan,”paparnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending