Connect with us

METROPOLITAN

Razia Warung Nasi, Dua Pegawai Berpakaian ASN Kepergok Lahap Santap Makanan

Published

on

Dua Pegawai berpakaian ASN ketika Kepergok makan di sebuah warteg di Kota Rangkasbitung. (Fariz Abdullah/BantenHits).

Lebak- Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak menggelar razia warung nasi di sekitaran Kota Rangkasbitung, Senin, 13 Mei 2019. Mereka menyasar warung nasi yang tidak mengindahkan surat edaran bupati mengenai jadwal operasional warung makan selama bulan ramadan.

Pantauan di lapangan, razia yang dimulai pukul 10.00 WIB langsung menyasar beberapa warnas yang berada di Kota Rangkasbitung, salah satunya warung nasi Doyox. Saat digeledah petugas menemukan banyak makanan siap saji di dalam sebuah etalase dan beberapa warga yang tengah asyik menyantap menu makan, termasuk dua pegawai yang berpakaian Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kasie Operasi dan Pengembaliam Satpol PP Kabupaten Lebak Yanto Komi mengatakan razia ini sebagai tindak lanjut penegakan dari surat edaran Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya tentang jam operasional warung nasi di Kabupaten Lebak selama bulan ramadan.

“Hari ini tindakan preventif saja, kita temukan beberapa warung nasi yang masih buka pada siang hari. Jadi kita berikan teguran,”kata Yanto kepada awak media.

Yanto menegaskan penyitaan Kartu Tanda Penduduk menjadi tindakan yang diberikan pemerintah terhadap warung nasi yang masih membandel.

“Kita amankan KTP nya nanti mereka datang ke kantor untuk membuat pernyataan mengenai jadwal operasional,”tegasnya.

Jika dua kali teguran, sambung Yanto pemilik warung nasi tetap memaksakan buka tindakan penghentian dan penyitaan barang-barang akan diberikan petugas.

“Kalau sudah buat perjanjian tapi memaksa tetap buka, terpaksa kita lakukan tindakan tegas,”jelasnya.

Baca Juga: Hari Kedua Puasa, Satpol PP Temukan Beberapa Warung Makan di Lebak Buka saat Siang Hari

Untuk diketahui selain warung nasi doyox  Satpol PP Lebak juga menggeledah warung nasi di wilayah Bypass Soekarno-Hatta dan Terminal Mandala.

Editor: Fariz Abdullah

Trending