Connect with us

Berita Terbaru

Warga Sangiang Mancak Geger! Jasad Gadis ABG Terbakar Ditemukan di Kebun

Published

on

Petugas kepolisian dari Polres Cilegon saat melakukan proses identifikasi di lokasi jasad Gadis ABG yang terbakar di Desa Sangiang, Kecamatan Mancak. Korban diduga bunuh diri. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Warga Kampung Pasir Gaduh, Desa Sangiang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Rabu pagi, 10 Juni 2020, mendadak geger.Jasad gadis ABG yang belakangan diketahui bernama ROP (17) ditemukan hangus terbakar di area perkebunan oleh warga yang melintas.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, jasad ROP ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga yang tidak sengaja melintas di lokasi kejadian sekira pukul 07.10 WIB.

“Korban ditemukan pertama kali oleh warga oleh salah seorang saksi dalam keadaan sudah tergeletak dengan posisi luka akibat terbakar. Melihat korban tergeletak dengan luka bakar saksi langsung memberikan pertolongan dan memberitahukan kepada warga yang lain. Namun tetapi korban sudah tidak bisa diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia,” kata Yudhis saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

BACA :  Penanganan Kekerasan Terhadap Anak Tak Boleh Jalan di Tempat

Bakar Diri Dilarang Keluar Rumah

Sementara terpisah Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Maryadi mengungkapkan ROP diduga kuat bakar diri. Pasalnya, sebelum kejadian dia sempat cekcok dengan kakaknya.

Korban, kata Maryadi, sempat dilarang Keluar rumah oleh kakaknya. Dia juga sempat mengancam akan bakar diri.

“Bedasarkan saksi, yang kita periksa peristiwa ini bakar diri murni. Kita periksa dari korban beli bensinnya sesaat sebelum kejadian dan setelah kejadian, karena jarak rumah dari TKP tidak terlalu jauh. Korban ini sempat ribut sama kakaknya saat itu korban keluar dari rumah ditahan sama kakanya tapi tidak mau dan bilang ‘mau bakar diri aja’,” ugkap Maryadi.

Maryadi menambahkan, sebelum membakar diri di kebun hingga mengakibatkan luka bakar yang cukup serius, diketahui bahwa korban membeli bensin di pangkalan ecaran yang tak jauh dari lokasi kejadian

BACA :  Tim Sanisek Tangerang Sosialisasikan Kurassaki di SMPN 1 Panongan

“Keluar dari rumah korban langsung membeli bensin eceran. Beli bensin satu liter pergi ke kebun menyiram diri langsung dibakar dan langsung meninggal dunia di tempat dan korban alami luka bakar 100 persen,” bebernya.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, saat ini petugas kepolisian Satreskrim Polres Cilegon tengah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti yakni baju korban dan bensin.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Terpopuler