Connect with us

Berita Terbaru

Drama Evakuasi Sopir Positif Covid-19 di Rangkasbitung; Bersikukuh Menolak sampai Melunak Didatangi Aparat dan Gugus Tugas

Published

on

Ketua gugus tugas kecamatan Rangkasbitung saat berdiskusi dengan keluarga M sebelum proses evakuasi pasien M yang terkonfirmasi positif. (Istimewa)

Lebak- M (45) warga Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak akhirnya berhasil dievakuasi gugus tugas percepatan penanganan covid-19 ke RSU Banten, Senin, 15 Juni 2020.

Pria yang diketahui berprofesi sebagai sopir di DKI Jakarta ini dinyatakan terpapar Covid-19 setelah dilakukan swab test.

Dalam perjalanan proses evakuasi, gugus tugas sempat dihadapkan beberapa rintangan. Di mana keluarga M menolak untuk dievakuasi petugas ke RSU Banten agar mendapatkan perawatan tim medis dan isolasi.

Ketua Gugus Kecamatan Rangkasbitung, Yadi Basari Gunawan mengungkapkan Sabtu, 13 Juni 2020 tim melakukan pembahasan mekanisme evakuasi pasien M.

BACA :  Sssttt... Ada Destinasi Baru Nih di Serang Namanya Wisata Agro Bukit Waruwangi, Ini Bocoran Kecantikannya saat Diresmikan

Pukul 21.30 WIB tim gugus kecamatan melakukan imbauan dan mediasi kepada pihak keluarga M. Proses mediasi sempat berjalan alot hingga dilakukan pendampingan Kepala Desa (Kades) Ketua RT, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“M sempat menolak dievakuasi karena memang mengantongi surat/laporan hasil rapid test yang dilaksanakan di RS Islamik center Jakarta dengas hasil negatif corona,”kata Yadi dalam rilis yang diterima BantenHits.com.

Namun, kata Yadi, tim gugus kecamatan tak menyerah untuk melakukan mediasi dan penjelasan kepada keluarga M. Hingga akhirnya ia mau dievakuasi ke RSUD Banten.

“Pihak keluarga akhirnya mengizinkan dan membantu gugus tugas untuk melakukan evakuasi kepada M menggunakan satu unit kendaraan ambulans sesuai dengan protokol Covid-19,”tandasnya.

BACA :  BPOM Banten Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler