Connect with us

Berita Terbaru

Polres Cilegon Usut Kasus Penebangan Pohon di Pulau Merak Kecil yang Diduga Libatkan ASN

Published

on

Polres Cilegon saat menyelidiki penebangan pohon di Pulau Merak Kecil. (BantenHits.com/Iyus Lesmana)

Cilegon- Polres Cilegon mulai menyelidiki adanya pemotongan pohon di Pulau Merak kecil. Hal itu dilakukan lantaran adanya kabar bahwa beberapa orang telah melakukan penebangan liar di pulau yang terletak di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Ironinya, penebangan liar pohon di kawasan yang masuk dalam lahan konservasi itu melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kami melakukan penyelidikan berdasarkan Undang-undang 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,”kata Kanit III Satreskrim Polres Cilegon Iptu Choirul Anam, Minggu, 28 Juni 2020.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Anam mengaku telah mengantongi nama oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memerintahkan beberapa orang untuk melakukan penebangan.

BACA :  Naik Rp17 Juta, Tahun Ini PAD Pariwisata Lebak Ditarget Rp259 Juta

“Kita sudah periksa satu orang saksi, Itu tidak bisa sembarangan menebangnya kalau di pulau-pulau kecil. Katanya ditebangnya pakai mesin sesno dan dibakar disitu,”ungkapnya.

Kata Anam, Pulau Merak Kecil rencananya bakal dibangun sebuah rumah rumah makan

“Selanjutnya kita akan panggol pihak-terkait seperti seperti Dinas Pariwisata, pihak Kecamatan Pulomerak, dan yang lainnya,”katanya.

Sementara terpisah, Camat Pulomerak Muhammad Hatta mengaku tidak menyuruh menebang pohon. Hanya menyuruh pohon yang kering-kering saja ke salah satu orang berinisial TJ.

“Saya minta kalau bisa dibersihin saja bukan menebang pohon. Saya minta ditanam pohon yang gede-gede,”kilahnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler