Connect with us

Berita Terbaru

Pemkab Pandeglang ‘Cut’ Program Transmigrasi Kemendes PDTT

Published

on

Ilustrasi Transmigrasi

Ilustrasi transmigrasi/lampost.co

Pandeglang – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pandeglang mengaku tidak bisa mengisi kuota transmigrasi yang disediakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tahun 2020.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Pandeglang, Dadun Kohar mengatakan, hal itu disebabkan adanya wabah Covid-19.

“Pemberangkatan transmigrasi di-cut atau ditiadakan. Mungkin nanti akan diberangkatkan pada tahun 2021, karena situasi Covid. Dan memang itu sudah dari jauh-jauh hari. Kami pun tidak bisa melaksanakan kegiatan transmigrasi,” katanya, Selasa, 14 Juli 2020.

Ia mengakui, meski Pemerintah Pusat mengakhiri masa tanggap bencana Covid-19, namun pihaknya tetap tidak melaksanakan program tersebut, lantaran batas waktu yang dirasa sudah mepet.

BACA :  Pemkab Pandeglang Siapkan Rp60 Miliar Bayar THR ASN

“Pelaksanaannya itu biasanya Oktober. Tidak bakal terkejar karena mepet dan tahapan transmigrasi itu panjang, banyak yang harus dilakukan mulai dari pelatihan dan pembinaan terus cek kesehatan untuk masyarakat yang nanti nya berangkat,” bebernya.

Padahal kata Dadun, jatah transmigrasi bagi Pandeglang tahun ini lebih besar ketimbang tahun lalu yang hanya disiapkan untuk enam Kepala Keluarga (KK).

“Untuk tahun ini sebetulnya Pandeglang diberi kuota untuk sebanyak 20 kartu keluarga. Kalau tahun lalu hanya enam keluarga saja,” tutupnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler