Connect with us

Berita Terbaru

Covid-19 Menjangkiti Perusahaan Tambang Emas PT Cibaliung Sumber Daya, Sudah Empat Pegawai Terpapar

Published

on

PT Cibaliung Sumberdaya

Akses menuju PT Cibaliung Sumber Daya, perusahaan tambang emas anak perusahaan PT Antam. (Dok.BantenHits.com) 

Pandeglang – Gelombang virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Pandeglang terus mengalami peningkatan.

Data yang dirilis Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pandeglang, pada Jumat 11 September 2020 menyebutkan, kasus terkonfirmasi Covid-19 tembus di angka 51 kasus.

Kasus itu tersebar di 14 Kecamatan. Masing-masing Kecamatan itu di antaranya Kecamatan Carita, Jiput, Labuan, Cimanuk, Cadasari, Karangtanjung, Pandeglang, Majasari, Mekarjaya, Kadu Hejo, Bojong, Sumur, Cimanggu dan Cigeulis.

Terpapar saat Training di Anyer

Informasi yang dihimpun BantenHits.com, virus ini juga menyasar pegawai PT Cibaliung Sumber Daya (CSD) Kabupaten Pandeglang. Ini diketahui saat PT CSD mengadakan acara training motivasi di salah satu hotel yang ada di Anyer, Kabupaten Serang, pada 24 Agustus sampai 3 September 2020 kemarin.

BACA :  Berkas Kasus Perbudakan Kuali Masih Bolak Balik

Pada acara itu ada tiga pegawai yang terdeteksi positif Covid-19. Dua berdomisili Bogor, satunya berdomisili di Kecamatan Cigeulis. Namun, ke tiga orang itu ditangani oleh RSKM Kota Cilegon. Sehingga tak masuk pendataan Tim gugus tugas Covid-19 Pandeglang.

Kemudian pada Kamis 10 September 2020, Tim Gugus Tugas mengkonfirmasi ada penambahan satu kasus baru pada pegawai anak perusahaan PT. Aneka Tambang (Antam) ini. Orang itu berdomisili di Kecamatan Cimanggu.

“Kasus Covid-19 ada penambahan menjadi 52. Satu orang pegawai PT. CSD, orang itu domisilinya di Kecamatan Cimanggu,” kata Jubir Tim gugus tugas Covid-19 Pandeglang, Achmad Sulaeman, Jumat 11 September 2020.

Menurut Sulaeman, satu orang itu terjaring saat Tim Gugus Tugas Covid-19 Pandeglang, melakukan tracking kepada para pegawai PT yang bergerak di bidang pertambangan itu. Karena sebelumnya ia mendapat laporan ada tiga pegawai PT. CSD yang terkomfirmasi Covid-19.

BACA :  Hati-hati! Penipuan Kursus Bahasa Buka Pameran di Tangcity dan Metropolis

“Betul (ada empat terkonfirmasi Covid-19 di PT. CSD). Cuma kayaknya (datanya) masuk Cilegon, karena periksa mandiri di RSKM. Tapi pada saat kita tracking para orang-orang yang kontak, terjaringlah yang satu ini,” pungkasnya.

Rapid test massal di Kecamatan Carita diikuti 170 warga. Semuanya dinyatakan reaktif Covid-19. Rapid test dilakukan menyusul tiga warga di kampung ini dinyatakan positif Covid-19, satu di antaranya bahkan meninggal dunia. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Isolasi Mandiri

Kepala Puskesmas Cigeulis, Endang Mulyadi menambahkan, seorang pegawai PT. CSD yang dinyatakan Covid-19 mengisolasi di Kecamatan Cibaliung. Meski demikian, pihaknya tetap memantau pergerakan orang tersebut.

“Jadi dia itu mengisolasinya di Kecamatan Cibaliung. Tapi kami setiap hari kontak melalui telpon untuk menanyakan perkembangannya. Alhamdulilah dia nurut, tetap di dalam rumah,” ucap Endang. 

BACA :  Gandeng Rumah Sakit, Disdukcapil Tangerang Permudah Layanan Akta Kelahiran

Endang mengaku, mendapat laporan dari pihak PT. CSD bahwa ada pegawainya yang berdomisili di Kecamatan Cigeulis terkonfirmasi Covid-19. Setelah itu, pihak Puskesmas melakukan tracking ke kediaman orang tersebut.

“Diperiksanya mah bukan oleh tim medis di Pandeglang. Cuma kami mendapat laporan saja ada pegawai yang positif berdomisili di Kecamatan Cigeulis, lalu kami tracking ke rumahnya,” jelasnya.

Sekitar pada 7 September 2020, Endang kembali mendapat laporan bahwa tim medis dari RSKM Cilegon melakukan test swab lagi kepada orang tersebut dan hasilnya orang itu dinyatakan negatif.

“Kemarin diperiksa lagi, infonya hasilnya negatif Covid-19. Tapi kami anjurkan agar dia tetap mengisolasi diri,” tandasnya.

BantenHits.com sudah mengkonfirmasi
Human Capital, CSR, General Affair dan Security Manager PT CSD, Gemi Sesariana melalui pesan dan sambungan telepon pada 2 September 2020, sampai terakhir Kamis, 10 September 2020

Namun, upaya konfirmasi tersebut sampai berita ini dipublish tidak kunjung direspons, padahal nomor yang dihubungi dalam keadaan aktif.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler