Connect with us

Berita Terbaru

Baru 19 Persen Anak di Kabupaten Lebak Punya KIA; Padahal Fungsinya Penting

Published

on

Ilustrasi Kartu Identitas Anak. (FOTO: Republika).

Lebak- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak mencatat baru 19,97 persen atau 69.405 anak dari 347.482 anak usia 0-16 tahun di Kabupaten Lebak yang sudah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Padahal fungsinya amat penting.

“KIA akan lebih dirasakan manfaatnya oleh anak manakala dalam situasi emergensi, seperti hilang atau terkena musibah. Akan mudah mengetahui keberadaannya, karena dalam KIA akan tercantum jelas alamat rumah dan detail informasi lain seputar anak tersebut,”kata Kepala Disdukcapil Lebak Ujang Bahrudin kepada awak media, Rabu, 6 Oktober 2020.

Ujang menerangkan sebagai upaya perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara, pemerintah berkewajiban untuk memberikan identitas kependudukan kepada seluruh warga negara secara nasional.

BACA :  Tiga Jurus Jitu Atasi Pandemi COVID-19; Vaksin, 3M dan Hidup Sehat

Caranya, kata Ujang, Disdukcapil akan gencar melakukan sosialisasi agar ratusan ribu anak yang belum memiliki KIA segera memilikinya.

“Ya, memang tahun 2020 ini di Lebak baru 19,97 anak atau yang telah memiliki KIA dari target 20 persen,” katanya.

Secara umum, jelas Ujang, KIA memiliki kegunaan yang dapat melindungi pemenuhan hak anak, menjamin akses sarana umum, hingga untuk mencegah terjadinya perdagangan anak. Kartu ini juga dapat menjadi bukti identifikasi diri ketika sewaktu-waktu mengalami peristiwa buruk.

Tak hanya itu lanjut Ujang, KIA juga berguna untuk memudahkan anak mendapatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, imigrasi, perbankan dan transportasi.

“Jadi, berbagai kemudahan yang diberikan bagi pemegang KIA ini akan tergantung pada masing-masing daerah. KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Disdukcapil Kabupaten/Kota,” katanya.

BACA :  Infrastruktur di Lebak Selatan Masih Banyak Dikeluhkan

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler