Connect with us

Advertorial

Sudah 507.000 Masker Disebar Pemkot Tangerang di 1.014 RW

Published

on

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan masker di Kecamatan Batu Ceper. Saat ini sudah 507.000 masker disebar Pemkot Tangerang kepada warga di 1.014 RW. (Foto: tangerangkota.go.id)

Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang hingga saat ini telah membagikan sebanyak 507.000 masker kepada warga di 1.014 RW yang tersebar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang.

Kekinian, Pemerintah Kota Tangerang menggelar kegiatan pembagian masker sebanyak 68.500 buah diperuntukan bagi 137 RW yang berada tiga kecamatan di antaranya Kecamatan Batuceper, Neglasari dan Benda.

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, mengimbau agar masyarakat Kota Tangerang tetap siaga dan waspada mengingat pandemi Covid-19 masih terjadi.

BACA :  41 Warga Lebak Positif HIV/AIDS; Tertular Karena Gonta-ganti Pasangan di Luar Daerah

“Tetap waspada, jangan lalai karena pandemi belum usai,” ucap Sachrudin dalam acara pembagian masker yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Senin, 2 November 2020 seperti dikutip BantenHits.com dari laman tangerangkota.go.id.

Pada acara yang juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan RW dari tiga kecamatan tersebut, Sachrudin juga menjabarkan sederet program Pemkot Tangerang demi menurunkan angka penyebaran Covid-19.

Sederet program penanganan Covid-19 di Kota Tangerang, seperti Gerebeg Masker, Operasi Aman Bersama hingga wawaran rutin tentang pentingnya protokol kesehatan.

“Hasilnya saat ini sudah banyak wilayah di Kota Tangerang yang keluar dari zona merah,” ungkap Wakil.

“Kami apresiasi peran RT maupun RW yang turut serta dalam memberikan hasil positif,” sambungnya.

BACA :  WOW! Labkesda Kota Tangerang Diapresiasi BSN Gegara Berkontribusi dalam Penanganan Covid-19

Selain Covid-19, Sachrudin juga mengingatkan agar masyarakat untuk dapat mewaspadai dampak masuknya musim penghujan khususnya di wilayah Kota Tangerang.

“Kembali gencarkan kerja bakti di lingkungan, supaya meminimalisir dampak hujan di musim penghujan,” pungkasnya.(Advertorial)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler