Connect with us

Berita Terbaru

Bus Arimbi Tiba-tiba Terbakar di Tol Tangerang-Merak, Penumpang Kelabakan

Published

on

Kondisi Bus Arimbi yang Terbakar di Jalan Tol Tangerang – Merak, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin11 Januari 2021 (Istimewa)

Serang – Bus Arimbi nomor polisi B 7177 BGA jurusan Kalideres-Merak terbakar di Jalan Tol  Tangerang – Merak kilometer 75, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin 11 Januari 2021.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran Bus yang terjadi sekitar pukul 19.10 WIB itu. Namun sebelum terbakar warga melihat percikan api dan asap menggumpal keluar dari dalam Bus.

Seorang warga, Maco menceritakan, sebelum terbakar Bus yang melaju dari Tangerang menuju Merak tersebut sempat berhenti di badan jalan dan mengeluarkan asap tebal.

BACA :  2.820 Pendaftar Hanya 93 yang Lolos Passing Grade Penerimaan CPNS Cilegon

“Awalnya ngebul, habis itu terbakar. Dia berhenti disini (bahu jalan),” ucapnya kepada awak media di lokasi.

Menurut Maco, saat kebakaran terjadi mobil Bus berwarna putih itu tengah membawa penumpang. Beruntung para penumpang sempat meloncat ke luar Bus untuk menyelematkan diri, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Saat itu penumpang langsung keluar berhamburan. Penumpangnya keluar semua, ada yang lompat ke parit, kita tolongin semua. Ibu-ibu ngeloncat, Anak-anak kita tolongin. Alhamdulilah nggak ada korban,” ujarnya. 

Sementara itu pengurus PT Arimbi Jaya Agung Area Merak, Deden Sutisna mengatakan, dari informasi yang diterima terdapat 6 orang yang ada di dalam Bus. Diantaranya 4 penumpang, 1 sopir dan seorang kernet dalam kondisi selamat.

BACA :  Pernah Dikunjungi Mark Zuckerberg, Pendiri Kampung Cyber ternyata Kagum Sosok di Kota Tangerang Ini

“Untuk korban tidak ada. Semua selamat semua,” ucapnya.

Dia juga tidak bisa memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. Karena pihak pengurus fokus dalam penanganan penumpang dan Bus yang terbakar. 

“Saya tidak bisa menduga penyebab. Karena saya tidak tahu persis. Sekarang masih fokus penanganan,” tutupnya.

Editor : Engkos Kosasih



Terpopuler