Connect with us

Berita Terbaru

Gawat! Lansia Berkerumun saat Vaksinasi Massal di ICE BSD Kab. Tangerang

Published

on

Antrean Peserta Vaksinasi Massal di ICE BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Vaksinasi massal bagi lansia dan tenaga pendidik di ICE BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, memicu kerumunan massa.

Terpantau, ribuan peserta vaksin yang berasal dari 14 Kecamatan berdesak-desakan dalam antrean vaksinasi yang digelar oleh Pemkab Tangerang bekerja sama dengan Astra Grup tersebut.

Bahkan para peserta terlihat tidak ada yang menjaga jarak dan mengindahkan protokol kesehatan (prokes).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal bagi lansia dan guru tersebut akan dilaksanakan dalam 2 hari tanggal 8-9 Juni 2021 dengan total 10.000 peserta.

“Kita laksanakan dalam 2 hari dengan total 10 ribu peserta hari ini 5 ribu, besok 5 ribu. Kita sedang atur arus masyarakat yang dipanggil untuk mengikuti vaksin hari ini,” Kata Zaki kepada BantenHits.com, 8 Juni 2021.

BACA :  PT Pelindo II Bagikan 1.000 Paket Sembako Murah di Cilegon

Zaki berharap, vaksinasi massal tersebut dapat mempercepat program vaksin Covid-19 baik yang diinisiasi oleh  dinas kesehatan provinsi Banten mau pun oleh kementerian kesehatan.

“Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak dan kepada mitra-mitra yang telah mendukung kegiatan vaksin hari ini,” Tukasnya

Terkait dengan pelaksanaan vaksin yang memicu kerumunan massa tersebut Zaki terkesan enggan menanggapi.

Ia juga tak menggubris saat diminta wartawan untuk memberikan himbauan kepada peserta vaksin untuk menghindari kerumunan.

Sementara itu, salah satu peserta vaksin kalangan guru TK dari wilayah Cikupa, Delistya mengaku khawatir dengan membludaknya massa tersebut.

Ia juga menyayangkan, karena banyak peserta vaksin yang terkesan mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak saat mengantri.

BACA :  Nelayan di Pandelang Kecam Aktivitas Pengeboman Ikan

“Kalau gini jadi takut juga yah karena jadi berdesak-desakan, berkerumun,” Tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler